Animal Friends Manado Indonesia (AFMI), pimpinan Anne Parengkuan-Supit bersama sejumlah voluntir asing mengevakuasi kucing-kucing yang akan dibantai di Pasar Ekstrim, Pasar Beriman Tomohon. Foto diambil Selasa 05 Maret 2019. (foto: tommywahani/publikreport.com)
Animal Friends Manado Indonesia (AFMI), pimpinan Anne Parengkuan-Supit bersama sejumlah voluntir asing mengevakuasi kucing-kucing yang akan dibantai di Pasar Ekstrim, Pasar Beriman Tomohon. Foto diambil Selasa 05 Maret 2019. (foto: tommywahani/publikreport.com)

AFMI Evakuasi Kucing di Pasar Beriman Tomohon

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Animal Friends Manado Indonesia (AFMI) adalah salah satu organisasi dalam koalisi Dog Meat Free Indonesia yang giat mengkampanyekan hentikan perdagangan anjing dan kucing serta stop makan dagingnya. Baru-baru ini koalisi ini melakukan kampanye di Pasar Beriman Tomohon dan kepada Pemerintah Kota Tomohon.

Pimpinan AFMI, Anne Parengkuan-Supit saat diwawancarai publikreport.com pada Selasa 05 Maret 2019 mengaku dirinya sempat mengevakuasi sejumlah kucing yang akan dibantai di kompleks Pasar Ektrim, Pasar Beriman Tomohon.

Kampanye Stop Makan Daging Anjing dan Kucing di Tomohon

Untuk menghentikan perdagangan kucing dan anjing serta stop makan daging hewan itu, menurut Anne pihaknya akan meminta kepada pemerintah agar dapat membuat regulasi.

Pembantaian Anjing Jadi Sorotan, RPH Tak Bisa Difungsikan

Hal sama dikemukakan, Direktur Fonderverein Animal & Wellness av, Sebastian Margenfield.

“Kami bertekad dan akan bekerjasama dengan masyarakat untuk menghentikannya. Hal ini harus didukung pemerintah setempat,” ucap pria asal Jerman dengan berbahasa Inggris saat diwawancarai publikreport.com. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply