PUBLIKREPORT.com

Aktivitas Lokon Meningkat, Warga Biasa Saja

Gunung Lokon dengan Kawah Tompaluan di lerengnya. Inzet: Lurah Kinilow I, Robert Undap.

“Informasi dari pemerintah tempat pengungsian sudah disiapkan. Informasi ini disampaikan pemerintah kelurahan pada acara duka maupun suka”

TOMOHON, publikreport.com – Kendati aktivitas vulkanik Gunung Lokon telah terjadi peningkatan sejak 13 Januari 2018 lalu, namun warga di sekitar kaki gunung tertinggi di Kota Tomohon itu masih menganggap hal biasa saja.

“Kalau Gunung Lokon sedang aktif kami tidak panik. Tapi kalau Gunung Lokon tenang-tenang saja itu yang membuat kami akan panik. Sebab kami tidak dapat memperkirakan kapan gunung itu akan meletus,” kata Om Matindas kepada publikreport.com, Rabu 24 Januari 2018.

Mengapa tidak panik? Menurut Matindas karena situasi seperti ini sudah bukan hal baru bagi mereka. “Biasa saja. Karena sudah sejak kecil,” ucapnya.

BACA JUGA: Farid:  Aktifitas Gunung Lokon Sejak 13 Januari 2018

Meski warga menanggapi biasa-biasa saja, Matindas melanjutkan, pemerintah kelurahan telah menginformasikan/mengimbau apabila aktivitas Gunung Lokon kian meningkat agar waspada dan diharapkan siap mengungsi jika sewaktu-waktu Gunung Lokon meletus.

“Informasi dari pemerintah tempat pengungsian sudah disiapkan. Informasi ini disampaikan pemerintah kelurahan pada acara duka maupun suka,” jelasnya.

Ditanya apakah dirinya akan mengungsi jika Gunung Lokon erupsi? Matindas mengatakan, melihat situasi saja.

“Jika letusan kecil tidak. Tapi, jika letusannya besar, kami akan mengungsi,” tuturnya.

Warga lainnya mengaku belum mengetahui apabila status Gunung Lokon saat ini naik ke level dua. Namun, ada juga yang mengaku sudah mengetahuinya.

BACA JUGA: Aktifitas Vulkanik Meningkat, Warga Diimbau Tidak Mendaki Gunung Lokon

Lurah Kinilow I Kecamatan Tomohon Utara, Robert Undap mengatakan naikknya aktivitas Gunung Lokon diketahuinya setelah mendapat informasi langsung dari Pos Pengamat Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen. Sehingga pihaknya selalu mengimbau warga agar tidak beraktivitas di zona merah atau radius 2,5 kilometer dari Kawah Tompaluan Gunung Lokon.

Jika terjadi erupsi, Robert menambahkan, warga telah diimbau bahkan telah pernah dilakukan simulasi agar berkumpul di kantor lurah.

“Titik kumpul di kantor lurah. Nanti akan diantar ke pengungsian yang telah disediakan pemerintah,” jelasnya.

 

EDELWEISS CT

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Ampuhnya Cuka Bersihkan Lantai Sampai Kaca Rumah

Read Next

We’lu Woloan, Destinasi Wisata yang Tersembunyi

Leave a Reply