You are currently viewing Ambeien, Kenali Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya
Ilustrasi penderita ambeien. (shutterstock)

Ambeien, Kenali Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

Konsumsi sumber serat seperti sayuran dan buah yang tidak mencukupi bisa berujung pada masalah kesehatan, salah satunya hemoroid atau wasir atau ambeien.

Ambeien merupakan pembengkakan di anus dan rektum bawah, mirip dengan varises. Hal ini disebabkan karena terjadinya penumpukan tekanan di rektum yang dapat mempengaruhi aliran darah dan membuat pembuluh vena membengkak.

Wasir dapat ditemukan di dalam rektum (wasir internal), atau mereka dapat berkembang di bawah kulit di sekitar anus (wasir eksternal).

Dilansir dari mayoclinic, penyakit ini kerap terjadi pada orang yang lebih tua. Hal itu karena jaringan yang mendukung pembuluh darah di rektum dan anus melemah dan meregang.

“Ini juga bisa terjadi ketika Anda hamil, karena berat badan bayi memberi tekanan di daerah anus,” tulis mayoclinic.

Ambeien juga bisa menyebabkan komplikasi, meskipun jarang. Penyakit komplikasi yang bisa terjadi adalah anemia. Ini disebabkan kurangnya sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke sel-sel tubuh.

“Hemoroid atau bahasa awamnya wasir, ambeien itu keadaan pelebaran pembuluh darah vena. Kenapa bisa terjadi? Salah satunya karena gaya hidup. Enggak mau makan sayur, lalu buang air besar keras,” ujar spesialis bedah dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), dr. Franky Mainza Zulkarnain, dilansir Antara.

Gejala Ambeien

Ambeien muncul dengan tanda awal antara lain feses yang berdarah atau berwarna merah terang, gatal atau iritasi, nyeri pada anus, serta pembengkakan di sekitar anus.

Penyebab Ambeien

Dilansir dari Webmd, penyebab dari penyakit ini bisa berupa aktivitas mengejan saat buang air besar. Juga sering melakukan aktivitas fisik, seperti mengangkat sesuatu yang berat.

Selain itu, konsumsi makanan pedas (cabai) tak terkendali juga bisa menjadi faktor risiko seseorang terkena wasir.

“Panas cabai membuat pergerakan usus lebih cepat sehingga tekanan meningkat, membuat pelebaran pembuluh darah vena,” tutur Franky.

Leave a Reply