59 Andikpas LPKA Tomohon, mulai Sabtu, 25 Agustus 2018, belajar Kewirausahaan, Bahasa Inggris dan Komputer. Program pembelajaran yang akan berlangsung selama 8 bulan ini kerjasama Andikpas LPKA Tomohon dengan ‘Punya Harapan’, yakni Kumpulan Alumni British Embassy Jakarta’s Partner yang merupakan lulusan perguruan tinggi di Inggris dan Australia.
59 Andikpas LPKA Tomohon, mulai Sabtu, 25 Agustus 2018, belajar Kewirausahaan, Bahasa Inggris dan Komputer. Program pembelajaran yang akan berlangsung selama 8 bulan ini kerjasama Andikpas LPKA Tomohon dengan ‘Punya Harapan’, yakni Kumpulan Alumni British Embassy Jakarta’s Partner yang merupakan lulusan perguruan tinggi di Inggris dan Australia.

59 Andikpas Belajar Kewirausahaan, Bahasa Inggris dan Komputer

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon bekerjasama dengan ‘Punya Harapan’, yakni Kumpulan Alumni British Embassy Jakarta’s Partner yang merupakan lulusan perguruan tinggi di Inggris dan Australia, memberikan pendidikan kepada Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas), berupa Kewirausahaan, Bahasa Inggris dan Komputer. LPKA Tomohon menjadi pilot project, di mana program ini akan dijalankan di seluruh Indonesia.

“Hari ini, Sabtu, 25 Agustus 2018, 59 Andikpas belajar Kewirausahaan, Bahasa Inggris dan Komputer di aula LPKA Tomohon,” kata Koordinator Humas (Hubungan Masyarakat) LPKA Kota Tomohon, Marla Santi Mait, melalui siaran pers yang diterima publikreport.com, Sabtu, 25 Agustus 2018, siang.

Selain itu, Sabtu 25 Agustus 2018, Andikpas juga diberikan assesmen untuk melihat sejauh mana kemampuan yang dimiliki di Kelas Bahasa Inggris. Andikpas juga belajar cara memperkenalkan diri dan teman mereka.

Founder ‘Punya Harapan’, Andress Hamenda berharap program ini ada output yang bisa dirasakan Andikpas. Di mana mereka memiliki modal kemampuan berbahasa Inggris, skill komputer dan kewirausahaan.

“Diharapkan pula Andikpas bisa menciptakan online shop sendiri,” ucapnya.

Leave a Reply