You are currently viewing Anak Muda Ini Diringkus Tim Totosik di Malalayang
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, menangkap tersangka RAN (20), warga Desa Borgo, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). RAN ditangkap karena dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban Debri Sinaulan (22), warga Desa Senduk, Kecamatan Tombariri. RAN diringkus dibilangan depan Terminal Malalayang, Manado, Rabu 26 Juni 2019, sekitar jam 11.00 WITA.

Anak Muda Ini Diringkus Tim Totosik di Malalayang

KRIMINALITAS

TOMOHON, publikreport.com – Tersangka pelaku penganiayaan di Desa Borgo, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), lelaki berinisial RAN (20), warga Desa Borgo, Rabu 26 Juni 2019, sekitar jam 11.00 WITA, ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, dibilangan depan Terminal Malalayang, Manado. Anak muda ini ditangkap karena dilaporkan diduga telah menganiaya, Debri Sinaulan (22), warga yang berdomisili di Desa Senduk, Kecamatan Tombariri, pada Rabu 06 Juni 2019, sekitar jam 03.00 WITA.

Tersangka sudah diserahkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tombariri. Penganiayaan terjadi di depan rumah tersangka yang berada dibilangan Borgo, Tombariri,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Johnny Marthen Kreysen.

Kejadian, Johnny menceritakan, bermula saat tersangka yang sedang tidur, lalu mendengar sekumpul anak muda yang riuh dengan percakapan tidak jauh dari rumahnya. Tersangka menyampaikan supaya jangan ribut karena warga sekitar dalam istirahat, malam hampir pagi.

Korban dan teman-teman tidak terima teguran tersebut. Malah korban diduga mengambil kursi plastik dan menghantam tersangka, mengenai bagian kepala atas, sehingga sobek berdarah. Saat itu korban disinyalir masih mengejar tersangka sampai di rumahnya.

Leave a Reply