Tersangka pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap dokter dan perawat di RSUD Samratulangi Tondano berhasil ditangkap Unit Resmob Polres Minahasa.
Tersangka pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap dokter dan perawat di RSUD Samratulangi Tondano berhasil ditangkap Unit Resmob Polres Minahasa.

Aniaya Dokter dan Perawat, Kiki dan Angga Ditangkap

KRIMINALITAS

TONDANO, publikreport.com – Selasa 23 Januari 2018 sekitar pukul 16.50 WITA di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Samratulangi Tondano terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap dr Enggar Gumelar (Dokter dari TNI), Perawat Jevni Karisoh, Perawat Lineflordia Sambul, Perawat Gladis Raranta dan PHL Feidy Agow.

Rabu 24 Januari 2018 pukul 13.00 WITA, Unit Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Mexi Pangemanan berhasil mengamankan para pelaku di Lingkungan I Kelurahan Tuutu Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tersangka masing-masing, AM alias Apris alias Kiki (24) dan EERM alias Angga alias Koang. Keduanya warga Tondano Timur.

“Selain melakukan penganiayaan, tersangka juga melakukan pengrusakan fasilitas RSUD Samratulangi Tondano,” kata Kepala Polres (Kapolres) Minahasa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Christ Pusung melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Hilman Rohendi.

Penyebab terjadinya penganiayaan, menurut Hilman diduga karena para tersangka merasa kurang puas atas pelayanan rumah sakit. Tersangka kemudian mendekati dokter dan langsung memukul yang mengenai bagian wajah sebelah kiri, juga menendang paha sebelah kiri seorang perawat yang ada di samping dokter.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dibawa ke Mapolres untuk proses penyidikan,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh, hari itu para petugas medis sedang bertugas di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit. Tiba-tiba datang sepeda motor dengan berboncengan tiga orang langsung masuk ke dalam ruangan UGD dan salah satu dari mereka tangannya berdarah akibat luka.

Tidak lama kemudian datang banyak orang di ruang UGD dan melakukan keributan serta melakukan penganiayaan terhadap dokter dan juga perawat yang ada dan juga melakukan pengrusakan di Ruangan Tindak UGD. | RIO YANTO

Leave a Reply