PUBLIKREPORT.com

Apa itu Alergi Ayam?

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Meski tidak sebanyak alergi telur atau kacang-kacangan, ada orang yang memiliki alergi ayam. Bahkan, jenis alergi ini pun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga berbahaya pada sebagian orang. Ini terjadi karena sistem imun justru menyerang alergen sebagai substansi yang berbahaya.

Alergi ayam bisa terjadi pada orang dengan usia berapapun. Mungkin saat masih kecil dan perlahan membaik saat beranjak dewasa. Selain itu, bisa juga alergi ayam terjadi tiba-tiba ketika sudah dewasa atau pada jenis ayam yang diolah dengan cara tertentu.

Gejala alergi ayam

Apabila seseorang mengalami alergi ayam, akan ada beberapa gejala yang muncul. Gejala ini bisa terjadi langsung hingga beberapa jam kemudian, seperti:

  • Mata gatal dan berair
  • Hidung berair
  • Bersin terus-menerus
  • Kesulitan bernapas
  • Tenggorokan gatal
  • Batuk
  • Ruam kemerahan di kulit
  • Mual dan muntah
  • Kram perut
  • Diare
  • Reaksi anaphylaxis

Gejala yang terakhir berupa anaphylaxis sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa. Reaksi utamanya muncul pada saluran pernapasan dan dapat muncul dalam hitungan detik atau menit setelah terpapar alergen.

Orang yang memiliki alergi ayam biasanya juga mengalami alergi terhadap makanan unggas atau makanan laut lainnya seperti bebek, kalkun, ikan, hingga udang. Lebih jauh lagi, orang yang alergi ayam juga bisa mengalami reaksi alergi ketika kontak dengan bulu, kotoran, hingga debu dari bulu ayam. Pada beberapa kasus, orang yang mengalami alergi ayam juga alergi terhadap telur. Ini disebut bird-egg syndrome. Penderitanya akan mengalami reaksi alergi terhadap substansi di dalam kuning telur.

Mungkinkah timbulkan komplikasi?

Terkadang, seseorang bisa salah mengartikan alergi ayam sebagai penyakit demam biasa. Ini terjadi karena beberapa gejalanya seperti hidung berair dan radang tenggorokan memang serupa dengan demam biasa. Selain itu, seseorang juga bisa mengalami masalah pencernaan karena tubuh berusaha mengeluarkan alergen dari sistem cerna. Komplikasi yang paling berbahaya dari alergi ayam adalah reaksi anaphylaxis. Beberapa gejala terjadinya reaksi anaphylaxis adalah:

  • Detak jantung cepat
  • Tekanan darah turun drastis
  • Jantung berdebar
  • Kesulitan bernapas
  • Saluran pernapasan bengkak
  • Bicara tidak jelas
  • Lidah dan bibir bengkak
  • Hilang kesadaran

Umumnya, dokter akan meresepkan EpiPen untuk orang yang pernah mengalami anaphylaxis atau berpotensi mengalami alergi berat. EpiPen berisi zat aktif epinehprine yang berbentuk seperti pulpen, yang bisa disuntikkan sendiri saat dibutuhkan. Penting untuk membawa alat ini untuk menyelamatkan nyawa ketika terjadi reaksi anaphylaxis.

Bagaimana mencegah reaksi alergi ayam?

Apabila diketahui seseorang mengalami reaksi alergi ayam, maka perhatikan betul apa saja yang dikonsumsi. Terlebih, olahan dari ayam sangat umum ditemukan pada banyak masakan. Contohnya penggunaan kaldu ayam dalam sup atau olahan ayam dalam daging hamburger. Untuk itu, sebelum mengonsumsi olahan daging seperti bakso, pastikan kandungannya bebas dari ayam. Tak kalah penting, diskusikan dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi apapun. Beberapa jenis vaksins seperti yellow fever vaccine bisa mengandung protein ayam.

Selain itu, orang yang mengalami bird-egg syndrome juga tidak bisa mendapatkan vaksinasi influenza karena mengandung protein dari telur. Pada beberapa kasus, orang yang mengalami alergi ayam juga harus berhati-hati saat berada di area peternakan ayam atau unggas. Bisa saja debu dari bulu unggas yang terbawa angin menimbulkan reaksi alergi seperti ruam kemerahan di kulit hingga bersin-bersin.

Untuk mengatasi alergi ayam, dokter akan merekomendasikan obat antihistamine serta diet ketat makanan apapun yang mungkin mengandung olahan ayam. Selalu perhatikan betul apa yang dikonsumsi agar tidak menimbulkan reaksi alergi yang berlebihan.

SEHATQ.com

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Sanksi Jika Polis Asuransi Tak Kunjung Diberikan

Read Next

Sejumlah Jabatan di Mapolres Bitung Disertijabkan