Ilustrasi.
Ilustrasi.

Arti Putusan Pengadilan “Batal Demi Hukum”

Apa arti dari putusan dalam perkara pidana “batal demi hukum”?
Apakah ketika putusan batal demi hukum otomatis batal begitu saja setelah ada hal yang membuatnya batal?
Atau harus dikukuhkan dulu kalau putusan itu batal?

Jawaban:

Intisari:

Putusan yang batal demi hukum adalah putusan yang sejak semula dijatuhkan, putusan itu dianggap tidak pernah ada, tidak mempunyai kekuatan dan akibat hukum, serta tidak memiliki daya eksekusi. Yang batal demi hukum itu adalah sebatas putusannya saja.

Untuk menyatakan suatu putusan yang batal demi hukum benar-benar batal secara formal, maka harus ada pernyataan putusan batal demi hukum dari instansi pengadilan yang lebih tinggi.

Penjelasan selengkapnya dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Putusan Batal Demi Hukum

Mengenai putusan batal demi hukum dijelaskan oleh Yahya Harahap dalam bukunya Pembahasan, Permasalahan dan Penerapan KUHAP: Pemeriksaan Sidang Pengadilan, Banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali (hal. 385). Arti putusan batal demi hukum, berakibat putusan yang dijatuhkan:

Dianggap “tidak pernah ada” atau never existed sejak semula;

Putusan yang batal demi hukum tidak mempunyai kekuatan dan akibat hukum;

Dengan demikian putusan yang batal demi hukum, sejak semula putusan itu dijatuhkan sama sekali tidak memiliki daya eksekusi atau tidak dapat dilaksanakan.

Jadi putusan yang batal demi hukum adalah putusan yang sejak semula dijatuhkan, putusan itu dianggap tidak pernah ada, tidak mempunyai kekuatan dan akibat hukum, serta tidak memiliki daya eksekusi.

Leave a Reply