Bakar Hutan Cagar Alam, Edi Jadi Tersangka
Personil Polsek Ranowulu bersama Babinsa dan BNPBD dibantu masyarakat sekitar bahu-membahu berupaya memadamkan api yang membakar lahan perkebunan di Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Senin, 20 Agustus 2018.

Bakar Hutan Cagar Alam, Edi Jadi Tersangka

BITUNG, publikreport.com – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Bitung, menangkap satu tersangka pelaku pembakaran Hutan Cagar Alam Dua Sudara, Kelurahan Batu Putih, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pembakaran hutan ini terjadi pada 14 Agustus 2019, lalu.

Satu tersangka seorang lelaki berinisial FHK alias Edi (64), warga Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu, berhasil diamankan. Tersangka ini diduga kuat sebagai pelaku pembakaran hutan cagar alam itu,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Taufiq Arifin pada konferensi pers, Senin 19 Agustus 2019 di Mapolres Bitung.

Lelaki lanjut usia (lansia) ini, menurut Taufiq, kini sedang menjalani proses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena perbuatan yang dengan sengaja membakar ranting, menyebabkan hutan ikut terbakar.

Setelah kami melakukan pemetaan, ketahuan kalau itu masuk Cagar Alam Dua Sudara. Tersangka tak bisa lagi mengelak dengan perbuatannya, karena telah ada 0,16 hektare hutan yang terbakar,” jelasnya.

Tersangka, Taufiq mengungkapkan, disangkakan pasal 78 ayat 3 subsidair pasal 78 ayat 4 Undang-Undang (UU) Kehutanan Nomor 41 Tahun 199 juga pasal 187 KUHP subsidair pasal 188 KUHP.

Terancam hukum yang cukup berat. Tersangka bisa dipenjara maksimal 15 tahun,” tegasnya.

Meski demikian, Taufiq mengatakan, tersangka tidak menjalani penahanan di Mapolres.

Statusnya tahanan kota. Kami mengedepankan unsur kemanusiaan. Tersangka sedang sakit dan sudah berusia lanjut. Jadi lebih baik tahanan kota tapi terus diawasi. Lagipula sejauh ini dia masih cukup koperatif,” ujarnya.