Seorang pekerja melintasi dua kapal perintis Tol Laut Sabuk Nusantara yang sedang dibangun di galangan kapal PT Stadefast Marine, Pontianak, Kalimantan Barat, 23 Februari 2018. Sebanyak tujuh buah kapal perintis tol laut Sabuk Nusantara yang dikerjakan di galangan tersebut, ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2018. (Foto: Antara/Sheravim)
Seorang pekerja melintasi dua kapal perintis Tol Laut Sabuk Nusantara yang sedang dibangun di galangan kapal PT Stadefast Marine, Pontianak, Kalimantan Barat, 23 Februari 2018. Sebanyak tujuh buah kapal perintis tol laut Sabuk Nusantara yang dikerjakan di galangan tersebut, ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2018. (Foto: Antara/Sheravim)

Bandara Miangas Agar Masyarakat Bisa Berdagang dan Bepergian

YOGYAKARTA, publikreport.com – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan Bandar Udara (Bandara) Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), merupakan komitmen pemerintah untuk membuka akses wilayah itu agar masyarakat setempat bisa berdagang dan mudah bepergian.

“Pulau Miangas menjadi pulau terluar dan terdepan sehingga perlu dibangun aksesnya untuk mendistribusikan logistik,” kata Budi pada Dialog Nasional ke-8 Indonesia Maju di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Minggu, 11 Maret 2018.

Bukan saja di Miangas, pemerintah juga membangun Bandara di Puncak Jayawijaya, Papua, yang memiliki letak geografis sulit.

“Masyarakat di Papua juga memiliki hak yang sama dengan masyarakat Indonesia di wilayah barat dan tengah, sehingga pembangunan infrastruktur sudah dan akan terus dilakukan,” jelasnya.

Dari sisi laut, Budi mengatakan pemerintah juga telah membangun tol laut yang saat ini jumlahnya mencapai 15 rute. Pelabuhan tol laut tersebut, menghubungkan sejumlah daerah yang selama ini belum terlalu disinggahi kapal.

“Ada pelabuhan yang hanya disinggahi kapal sekali seminggu dan frekuensi itu akan ditingkatkan,” katanya.

BACA JUGA: China Tindaklanjut Pembangunan Lembeh Airport

Kapal yang melayari jalur tol laut, Budi melanjutkan, membawa bahan kebutuhan pokok sehingga bisa mengurangi harga di wilayah setempat.

“Keberadaan tol laut mampu menekan harga bahan kebutuhan pokok sehingga masyarakat merasakan manfaat,” ujarnya.

Komitmen pemerintah untuk terus membangun infrastruktur darat, laut dan udara ini, Budi menyatakan, dalam upaya menciptakan pemerataan dan keadilan seluruh masyarakat

“Pembangunan infrastruktur juga dilakukan di daerah terluar yang berbatasan dengan negara asing,” katanya.

Leave a Reply