PUBLIKREPORT.com

Bantuan Kuota Data Internet Berlanjut

Mendikbud, Nadiem Makarim mengumumkan kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2021.

Mendikbud, Nadiem Makarim mengumumkan kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2021.

PENDIDIKAN

Keterangan foto: Mendikbud, Nadiem Makarim mengumumkan kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2021.

JAKARTA, publikreport.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melanjutkan kebijakan pemberian bantuan kuota data internet di tahun 2021. Bantuan tersebut akan diberikan selama tiga bulan mulai Maret 2021.

“Bantuan akan disalurkan pada tanggal 11-15 setiap bulan dan berlaku selama 30 hari sejak diterima,” jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem A Makarim pada keterangan pers secara virtual, Senin 01 Maret 2021.

Peserta didik PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Nadiem membeberkan, mendapat 7 GB/bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 10 GB/bulan dan pendidik PAUD serta pendidik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 12 GB/bulan. Sedangkan, mahasiswa dan dosen mendapat 15 GB/bulan.

Berdasarkan masukan masyarakat, Nadiem mengungkapkan, keseluruhan bantuan kuota data internet di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses semua laman dan aplikasi kecuali yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta daftar pengecualian yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Adapun peserta didik dan pendidik yang menerima bantuan kuota adalah semua yang telah menerima bantuan kuota pada bulan November-Desember 2020 dan nomornya masih aktif.

“Otomatis mereka akan menerima bantuan kuota pada bulan Maret 2021. Kecuali yang total penggunaannya kuotanya kurang dari 1 GB (gigabyte),” tegas Nadiem.

Selain itu, Nadiem mengatakan, untuk yang sudah menerima bantuan pada November-Desember 2020, maka pemimpin satuan pendidikan tidak perlu mengunggah SPTJM lagi. Namun apabila ada yang nomornya berubah atau belum menerima bantuan kuota sebelumnya, maka calon penerima harus melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum April 2021 untuk mendapat bantuan kuota. Selanjutnya, pimpinan/operator satuan pendidikan mengunggah SPTJM untuk nomor yang berubah atau nomor baru http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk PAUD, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah) atau http://pddikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan tinggi).

Merujuk pada Peraturan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Nomor: 04 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Paket Kuota Data Internet Tahun 2021, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerima bantuan kuota data internet pada tahun 2021.

Untuk peserta Didik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah syaratnya harus terdaftar di aplikasi data pokok pendidikan (dapodik) dan memiliki nomor ponsel (telepon selular) aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga/wali. Sedangkan untuk mahasiswa, harus terdaftar di aplikasi pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti), berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree), memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan, dan memiliki nomor ponsel aktif.

Berikutnya, untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah harus terdaftar di aplikasi dapodik dan memiliki nomor ponsel aktif. Kemudian untuk dosen, harus terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif, memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP), serta memiliki nomor ponsel aktif.

Read Previous

Buron 6 Bulan, DPO Kasus Cabul Tertangkap

Read Next

Mengenai Investasi Minuman Keras