PUBLIKREPORT.com

Barang Curian Hendak Dijual kepada Pemiliknya

Keterangan foto: Lelaki berinisial RA (21) saat diamankan personil Polsek Melonguane. RA diamankan karena hendak menjual barang curiannya. Uniknya barang hasil curian hendak dijual kepada pemiliknya.

INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com

TALAUD, publikreport.com – Personil piket Kepolisian Sektor (Polsek) Melonguane, menangkap lelaki berinisial RA (21), warga Pantuge, Kabaruan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 21 Februari 2021. Penangkapan dilakukan atas laporan Yermias Selan (24), warga Sawang Utara, Melonguane, Talaud.

Dari informasi polisi, hari itu RA bersama dua temannya hendak menjual barang elektronik berupa audio mixer merk mixing console MG82CX kepada Yermias. Yermias kemudian melihat-lihat barang yang ditawarkan. Dirinya terkejut melihat audio mixer yang ditawarkan sangat mirip dengan miliknya yang disimpan di rumah pondoknya di tepi pantai Desa Sawang.

Yermias kemudian menyusun taktik, agar tak menimbulkan kecurigaan penjual. Dirinya lalu beralasan hendak keluar rumah sebentar seraya meminta RA menunggu di rumah.

Yermias diam-diam menuju rumah pondoknya untuk memastikan keberadaan barang elektroknya. Benar saja, audio mixer miliknya telah raib, dirinya menduga RA telah mencurinya.

Saat itu pula, Yermias kemudian melapor ke seorang anggota Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) yang berdomisili di desa setempat. Informasi ini lalu diteruskan ke Polsek Melonguane. Tak menunggu lama, personil piket Polsek Melonguane langsung mendatangi rumah korban dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Kepada polisi, RA mengakui perbuatannya. Menurutnya, Minggu 21 Februari 2021, sekitar jam 05.00 WITA, dirinya dalam perjalanan pulang dari Melonguane menuju Tarun dengan berjalan kaki melewati tepi pantai. Lalu dilihatnya rumah pondok dalam keadaan sepi lalu segera masuk dengan cara memanjat loteng. Begitu berhasil masuk, mengambil audio mixer lalu membawanya pulang.

Malam harinya RA mengajak dua temannya untuk menjual barang hasil curian ke Desa Sawang Utara. Kedua teman pelaku tidak mengetahui barang tersebut adalah hasil curian. Hingga ketiganya mendatangi rumah korban untuk menjual audio mixer, yang ternyata adalah milik korban sendiri.

“Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Melonguane untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, Komisaris Besar (Kombes) Jules Abraham Abast.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pemerintah

Read Next

Direksi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan serta Anggota Dewan Pengawas