Bedah Rumah (RTLH) di Tomohon Dinilai Tak Tepat Sasaran

Bedah Rumah (RTLH) di Tomohon Dinilai Tak Tepat Sasaran
Oma Bertha Lumowa (76), warga Lingkungan III, Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di depan rumah tinggalnya. Wanita lanjut usia ini mengaku tidak mendapat bantuan bedah rumah (RTLH), kendati sudah didatangi orang pemerintah yang datang memeriksa, memfoto, mendata dan mewawancarai. (foto: publikreport.com)

Kejanggalan terkait pemberian bantuan (RTLH) juga diungkapkan, Johny Palit, warga Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan.

Yang dapat bantuan bedah rumah (RTLH) kebanyakan adalah TS (tim sukses) salah satu calon waktu itu (Pilkada). Bukan asal tuduh, tapi coba lihat data penerima disini. Harusnya bantuan orang susah jangan berdasar kebijakan politik,” tegasnya.

Terkait keluhan dan komplain warga ini, Kepala Bidang Pengelolaan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kota Tomohon, Debby Kojongian menjelaskan, penerima program bedah rumah (RTLH) berdasarkan usulan pihak kelurahan dan Dinperkim kemudian melakukan verifikasi.

Tidak benar kalau dasarnya diluar prosedur. Mungkin juga yang didata tidak punya bukti kepemilikan kintal atau syarat mendasar lainnya,” katanya.

BACA JUGA: Ribuan Rumah di Tomohon Dianggap Tak Layak Huni

Leave a Reply