PUBLIKREPORT.com

Berlebaran, Gadis Kristen Minahasa Gunakan Busana Muslim

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

Busana ini kami pinjam khusus untuk menghadiri acara teman kita sesama Muslim. Mudah-mudahan terobosan ini bisa lebih mempererat kerukunan beragama”

Cindy dan Christy, dua nona Manado yang beragama Kristen.

***

Ini bukti yang mana umat Kristiani begitu memperhatikan toleransi beragama. Warga Kristen siap dan rela merendah untuk menyesuaikan atau setidaknya memahami budaya dan tatacara di komunitas agama lain”

Roy Legi, salah satu Pelsus GMIM.

MANADO, publikreport.com – Hari Lebaran bukan saja dirayakan oleh umat Muslim, tapi sudah menjadi iven relijius yang turut dimeriahkan masyarakat lintas agama. Menariknya di tanah Minahasa, momentum ini mulai dimanfaatkan oleh sekelompok warga gereja untuk menunjukkan kreatifitas, toleransi dalam mempererat kebersamaan dengan umat Muslim. Beberapa gadis Minahasa bertamu ke rumah sahabatnya dengan mengenakan pakaian khas wanita Muslim.

Busana ini kami pinjam khusus untuk menghadiri acara teman kita sesama Muslim. Mudah-mudahan terobosan ini bisa lebih mempererat kerukunan beragama,” ujar Cindy dan Christy saat bersua publikreport.com di bilangan Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 06 Juni 2019.

Kejutan ini diapresiasi oleh sejumlah Remaja Mesjid sekitar.

Kristen-Muslim bakal lebih kompak, kalau saling menghormati dan saling menyesuaikan seperti ini makin ditingkatkan. Orang muda Kristen kreatif,” ucap Santi.

BACA JUGA: Gubernur: Warga Sulut Cinta Damai

Guru agama di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Manado menilai apa yang ditampilkan sejumlah nona Manado ini, merupakan sesuatu hal yang baik.

Tak ada yang salah jika ada seorang Kristen menggunakan busana yang biasa digunakan oleh wanita Muslim. Akan jadi salah, kalau hal itu dilakukan untuk tujuan yang tidak baik,” kata ST.

Jika tujuannya untuk meningkatkan saling pengertian dalam toleransi antar u mat beragama, ST melanjutkan, sangat patut diapresiasi.

Kalau katanya untuk mewarnai toleransi beragama, maka ini jadi kemajuan luar biasa bagi generasi muda Kristen,” ujarnya.

BACA JUGA: Cuti Lebaran Warga Serbu Objek Wisata

Hal senada dikemukakan Roy Legi, salah satu Pelayan Khusus (Pelsus) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Ini bukti yang mana umat Kristiani begitu memperhatikan toleransi beragama. Warga Kristen siap dan rela merendah untuk menyesuaikan atau setidaknya memahami budaya dan tatacara di komunitas agama lain,” tambahnya. JOPPY JW

BACA JUGA: Gubernur: Jangan Berkhianat Seperti Yudas
BACA JUGA: Wagub: Alkitab Mengajarkan Kerja Keras

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Cuti Lebaran Warga Serbu Objek Wisata

Read Next

Kaka Slank: Jangan Rusak Lingkungan

Leave a Reply