You are currently viewing Bersalin di Taksi Online, Orok Bayi Dikuburkan di Belakang Tempat Kost
Polisi telah memasang police line di tempat ditemukannya orok bayi yang telah dikuburkan di belakang tempat kost yang berada di Kelurahan Batu Kota, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Penemuan orok bayi yang menghebohkan warga ini, Selasa, 18 Desember 2018, sekitar pukul 12.30 WITA.

Bersalin di Taksi Online, Orok Bayi Dikuburkan di Belakang Tempat Kost

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Warga Lingkungan I, Kelurahan Batu Kota, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa, 18 Desember 2018, sekitar pukul 12.30 WITA dihebohkan dengan penemuan orok bayi yang sudah dikuburkan.

“Kami telah mengamankan seorang perempuan yang diduga mengubur orok bayi itu dan sedang dalam proses penyelidikan,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Malalayang, Komisaris Polisi (Kompol) Elia Maramis.

Personil kepolisian, menurut Elia, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan penyelidikan.

Perempuan yang diduga mengubur orok bayi itu, AL alias Alci (21), warga Desa Tataaran I, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten  Minahasa, Provinsi Sulut.

Salah saksi, Meiny Tagalo (38), warga Lingkungan I, Kelurahan Batu Kota, kepada polisi mengatakan, pada awal Agustus lalu, salah satu penghuni kost milik Ani menyampaikan, kalau ada saudaranya akan menginap bersamanya, dengan alasan akan melakukan persalinan. Namun, setelah menginap di kamar kost, pemilik kost tidak pernah bertemu dan tidak pernah mengetahui identitas orang yang dikatakan akan menginap.

“Pada 12 Desember lalu, saya mendengar kabar yang beredar di tempat kost kalau ada seorang anak kost yang diduga telah mengubur sesosok orok bayi,” ungkapnya.

Curiga, Meiny melanjutkan, dirinya bersama beberapa penghuni kost ke belakang rumah yang disinyalir menjadi tempat ditanamnya orok bayi. Dan di dekat pohon mangga ada dua holowbrick yang menutupi lubang. Saksi kemudian menghubungi kepala lingkungan (pala) setempat, Jefly Rembet, untuk melapor.

Dapat laporan warga, Jefly ke tempat  yang diduga ada orok bayi. Di sana Jeflymelakukan interogasi terhadap sejumlah penghuni kost.

BACA JUGA: Mayat Bayi Ditemukan Terapung di Sungai

Leave a Reply