Mobil listrik. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berfoto bersama (dari kanan) Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan, President Director PT Nissan Motor Indonesia Eiichi Koito, GM R&D Nissan Motor Indonesia Masayuki Ohsugi, serta VP Nissan Motor Indonesia Davy. J. Tuilan sebelum test drive Nissan Note e-POWER di ICE BSD City, Tangerang.(/)
Mobil listrik. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berfoto bersama (dari kanan) Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan, President Director PT Nissan Motor Indonesia Eiichi Koito, GM R&D Nissan Motor Indonesia Masayuki Ohsugi, serta VP Nissan Motor Indonesia Davy. J. Tuilan sebelum test drive Nissan Note e-POWER di ICE BSD City, Tangerang.(/)

Tanpa Insentif, Mobil Listrik 30 Persen Lebih Mahal

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan pemberian insentif fiskal adalah bagian terpenting yang diinginkan produsen otomotif nasional saat ini dalam mempercepat pengembangan dan komersialisasi kendaraan listrik karena tanpa insentif harga mobil listrik 30 persen lebih mahal.

“Sekarang para manufaktur sudah punya teknologinya, tinggal diberi insentif. Kalau tanpa insentif, harga mobil listrik bisa lebih mahal 30 persen dari pada mobil biasa, karena menggunakan dua engine,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Senin 13 November 2017.

Airlangga mengaku  telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dalam kaitan pemberian fasilitas insentif itu.

“Kami berharap bisa segera diselesaikan hingga akhir tahun ini,” ujar dia.

Insentif ini dapat diberikan secara bertahap disesuaikan dengan komitmen pendalaman manufaktur yang telah diterapkan pada beberapa sektor industri.

“Misalnya, insentif diberikan karena membangun pusat penelitian dan pengembangan untuk komponen motor listrik, baterai, dan power control unit, serta peningkatan penggunaan komponen lokal,” sebut Airlangga.

BACA JUGA: Ignasius: Masalah Mobil Listrik Adalah Harga

Leave a Reply