Floyd Mayweather Jr berhasil menghindari pukulan Manny Pacquiao, petinju asal Filipina itu kalah saat melawan Floyd, berdasarkan keputusan dewan juri, yang menghitung dari selisih poin. Las Vegas, Nevada, 3 Mei 2015. (Foto: Getty Images/Al Bello)
Floyd Mayweather Jr berhasil menghindari pukulan Manny Pacquiao, petinju asal Filipina itu kalah saat melawan Floyd, berdasarkan keputusan dewan juri, yang menghitung dari selisih poin. Las Vegas, Nevada, 3 Mei 2015. (Foto: Getty Images/Al Bello)

Wasit Tinju Dunia Profesi Menjanjikan

OLAHRAGA

Pada sebuah pertarungan tinju dunia, tidak hanya para petarungnya yang dibayar tinggi, wasit pun juga mendapatkan bayaran yang cukup tinggi. Tetapi berapakah bayaran yang diterima oleh seorang pengadil di arena tinju.

Biasanya wasit tidak memiliki kontrak nilai gaji dengan promotor atau organisasi tinju. Sehingga jumlah gaji seorang wasit dilihat dari berapa banyak pertarungan yang ia pimpin atau nilai dari pertarungan tinju tersebut.

Lisensi seorang wasit tinju dikeluarkan oleh badan tinju dunia semisal WBA, WBC, IBF, atau WBO, tetapi bukan mereka yang membayar wasit dan hakim. Promotor tinju lah yang bertanggung jawab memberikan bayaran kepada wasit dan hakim.

Namun berbeda dengan Komisi Atletik Nevada (NAC) di Amerika Serikat yang menetapkan wasit mana yang akan memimpin pertarungan yang diselenggarakan di Las vegas. Mereka juga menetapkan skala bayaran untuk wasit tersebut.

Rata-rata bayaran wasit per pertarungan dimulai dari Rp 2 juta, dan bisa mencapai Rp 280 juta. Namun untuk wasit yang berpengalaman, bayaran bisa menjadi lebih besar jika pertarungan yang ia pimpin, merupakan partai yang bergengsi.

Menurut Badan Statistik Pekerja Amerika Serikat, rata-rata bayaran wasit dan hakim tinju, per tahun dapat mencapai Rp 340 juta. Namun berbeda dengan wasit pengalaman seperti Joe Cortez dan Kenny Bayless, yang per tahunnya dapat mencapai Rp 1,3 Miliar.

Mari melihat bayaran wasit dan hakim pada salah satu pertarungan tinju dunia antara Floyd Mayweathers Jr vs Manny Pacquiao yang diungkapkan oleh Komisi Tinju Nevada. Pada pertarungan tersebut, Kenny Bayless dipilih sebagai wasit. Ia menerima bayaran sebesar Rp 135 juta, sedangkan hakim dibayar Rp 108 juta. | TEMPO.co

Leave a Reply