Titen EV-3, mobil listrik bikinan tim mahasiswa Universitas Jember. (Foto: Tempo/David Priyasidharta)
Titen EV-3, mobil listrik bikinan tim mahasiswa Universitas Jember. (Foto: Tempo/David Priyasidharta)

Mahasiswa Universitas Jember Bikin Mobil Listrik

Tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember (UNEJ) berhasil merancang mobil listrik paling hemat, Titen EV-3. Mobil ini meraih juara pertama dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2017 di kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, 7-11 November 2017 lalu.

Mobil Listrik Titen EV-3 turun di kelas urban listrik. Titen EV-3 tampil sebagai mobil listrik paling hemat setelah berhasil menempuh delapan putaran sepanjang 11,6 kilometer dalam waktu 28 menit dengan kecepatan 30 kilometer per jam. Sementara di posisi kedua adalah mobil Nogogeni ITS Team 2 milik tuan rumah, serta Apatte 62 Brawijaya 3 milik Universitas Brawijaya di posisi ketiga.

“Alhamdulillah, kerja keras selama tiga bulan akhirnya terbayarkan lunas dengan prestasi kemarin,” tutur Agung Cahyo, koordinator tim Titen EV-3 di kampus Fakultas Teknik, Kamis, 16 November 2017.

Agung dan keenam anggotanya pantas bangga, pasalnya selama tiga bulan mereka berkutat membuat mobil listrik yang unggul. Tak jarang para anggota tim harus begadang untuk mencoba kelayakan mobilnya.

“Untuk mencoba performa mobil Titen EV-3 kami harus memilih waktu malam hari saat kondisi lalu lintas di dalam kampus sudah sepi. Biasanya jalan di double way yang sering kami pakai, jadi yang namanya istirahat sampai tidur di patung Triumviraat sudah biasa bagi kami,” kisah Rizky Dwi Prawira, yang berperan sebagai teknisi elektronika di dalam tim.

Pada saat perlombaan berlangsung, tiap mobil diberikan lima kali kesempatan untuk melintasi sirkuit Kenjeran Park, Surabaya. Setiap kali kesempatan diberikan, setiap mobil melintasi sirkuit sebanyak delapan kali putaran dengan total sepanjang 11,6 kilometer. “Waktu yang diberikan oleh panitia kepada setiap tim adalah 30 menit. Berkat kerjasama yang baik, Titen EV-3 mampu melahap jarak tersebut hanya dalam waktu 28 menit,” kata Iqbal Putra yang mendapatkan tugas sebagai pengemudi.

Leave a Reply