Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bolehkah Slip Gaji Melalui SMS?

Di tempat kerja saya sekarang diberlakukan slip gaji menggunakan SMS, tidak lagi memakai kertas karbon.
Yang ingin saya tanyakan apakah secara hukum dibenarkan/diperbolehkan khususnya terkait dengan UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE? Terima kasih atas bantuannya.

Jawaban:

Tri Jata Ayu Pramesti, S.H.

Artikel di bawah ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul yang sama yang dibuat oleh Ilman Hadi, S.H. dan pernah dipublikasikan pada Senin, 23 Juli 2012.

Intisari:

Menurut PP Pengupahan, pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah yang diterima oleh pekerja/buruh pada saat upah dibayarkan.

Menurut UU ITE, informasi elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah, dalam hal ini termasuk SMS. Jadi, pemberian slip gaji dalam bentuk SMS tetap diakui sebagai alat bukti yang sah.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

SMS sebagai Alat Bukti

SMS (short message service) dapat digolongkan sebagai salah satu bentuk informasi elektronik menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”):

Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Leave a Reply