Ch Taulu (Charles Choesoy Taulu)
Ch Taulu (Charles Choesoy Taulu)

Ch Taulu

Nama     : Charles Choesoy Taulu
TTL         : Kawangkoan, 20 Mei 1909
TTM        : 1969

Tamat E.L.S. (SMA) ia masuk ketentaraan Hindia-Belanda/KNIL pada tahun 1920-an.

Setelah Jepang kalah perang, ia melanjutkan dinasnya di dalam KNIL (Koninklijke NederlandschIndische Leger) pada tanggal 12 Oktober 1945 setelah Pemerintahan Sipil Hindia Belanda (NICA) mengambil alih kekuasaan dari tangan sekutu Australia.

Chalie saat itu berpangkat Furir di kesatuan KNIL Kompi VII. Ia lalu mengumpulkan anggota KNIL yang memihak RI untuk menguasai tangsi Teling Manado. Namun rencana itu sempat bocor sehingga sebagian anggota KNIL di tangsi itu ditangkap termasuk Taulu. Selain itu dilakukan pelucutan peluru-peluru dalam markas di Tangsi Teling serta diberlakukannya konsinyasi secara tiba-tiba terhadap Kompi VII.

Karena rencana aksi itu telah bocor kepada pimpinan Tangsi Teling yaitu Kapten Blom serta Komadan Pasukan KNIL di Sulawesi Utara-Tengah dan Maluku Utara Letkol B.P. de Vries, maka pelaksanaan aksi perebutan kekuasaan itu dipercepat menjadi jam 1 tengah malam.

Menurut rencana yang sudah ditetapkan, gerakan aksi akan dimulai jam 3 dinihari menjelang pagi 14 Februari 1946. Pada pagi dan siang harinya diadakan perebutan kekuasaan di kamp 8000 tawanan orang Jepang di Wangurer Bitung, lalu di Tomohon, Tondano, dan beberapa kota di Minahasa lainnya.

Kekuasaan orang-orang Merah Putih ini hanya bertahan selama 25 hari dan pada tanggal 11 Maret 1946 Hindia Belanda berkuasa kembali di Minahasa akibat pengkhianatan dan politik adu domba serta jebakan licik Belanda.

Ia dan kawan-kawan pimpinan dan pelaku kudeta ditahan di dalam penjara. Tahun 1949 ia dibebaskan dari penjara Cipinang Jakarta dan pada tahun 1951 menjadi Staf Pribadi KSAD dengan pangkat Mayor. | STENLYADDY.BLOGSPOT.co.id

Leave a Reply