Ratko Mladic. (Foto: AP/Martin Meissner).
Ratko Mladic. (Foto: AP/Martin Meissner).

Ratko Mladic Bilang Ini saat Pimpin Pembantaian Srebenica Bosnia

Pasukan Mladic lalu menyerbu rumah warga Bosnia dan mengusir paksa sekitar 30 ribu warga keesokan harinya. Pasukan ini lalu mengumpulkan sekitar 8000 lelaki dan anak lelaki Bosnia dan mengeksekusi mereka. Pasukan Mladic lalu mengubur jasad para korban dalam kuburan massal.

“Mereka lakukan ini di hadapan pasukan Belanda, yang berjaga di kota itu,” tulis USA Today.

Mladic menganggap dirinya sebagai seorang nasionalis yang berusaha membalas dendam terhadap ratusan tahun pendudukan Turki di Balkan. Namun media massa internasional malah menjulukinya “Si Penjagal dari Bosnia”.

Mladic, yang lahir 74 tahun lalu, memulai karir sebagai anggota komunis yang bersemangat di Bosnia Timur. Dia berusia 2 tahun saat ayahnya terbunuh oleh milisi fasis Kroasia Ustascha. Dia lalu masuk akademi militer di Yugoslavia dan lulus dengan nilai atas.

Saat Perang Kroasia pecah pada Juni 1991, orang Serbia di Kroasia melawan kemerdekaan Kroasia. Mladic saat itu berpangkat kolonel di militer Yugoslavia, dan menjadi komandan Korps 9 di Knin, yang sekarang menjadi wilayah Kroasia.

Dia ditugaskan mengorganisir milisi Serbia untuk melawan kemerdekaan Kroasia. Dia memerintahkan pengeboman kota Sibenik dan Zadar dan mengusir populasi Kroasia. Kejahatannya di Kroasia dan Bosnia akhirnya mendapat vonis dari Pengadilan Kriminal Internasional. | USA TODAY I TEMPO.co

Leave a Reply