Ilustrasi.
Ilustrasi.

Hak Kekayaan Intelektual atas Desain Batik Khas Daerah

Saya mendesain Batik Khas daerah Kabupaten Kepahiang di Provinsi Bengkulu, yang selanjutnya diberi nama “Batik Diwo”. Pihak Pemda telah sepakat untuk menjadikan Batik Diwo sebagai Batik Khas Daerah yang terdaftar/tercatat resmi sebagai Batik Khas Daerah Kabupaten Kepahiang.
Pertanyaannya:

  1. Apakah ini berbentuk Hak Paten, Hak Desain atau benda Cagar Budaya Daerah?
  2. Kemana mendaftarkannya?

Terima kasih.

Jawaban:

Intisari:

Mengenai kesepakatan yang Anda lakukan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang untuk menjadikan Batik Diwo sebagai batik khas daerah tersebut, menurut kami adalah hal terpisah dari perlindungan Hak Cipta. Hal ini merupakan hak atas Indikasi Geografis, yakni hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada pemegang hak Indikasi Geografis yang terdaftar, selama reputasi, kualitas, dan karakteristik yang menjadi dasar diberikannya pelindungan atas Indikasi Geografis tersebut masih ada. Pendaftaran Indikasi Geografis dapat dilakukan secara langsung pada Direktorat Hak Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang ada di daerah Anda, atau bisa juga melalui Konsultan HKI terdaftar.

Sementara, Hak cipta batik yang Anda miliki sebagai “karya seni batik” dapat dicatatkan pada Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang ada di daerah Anda, atau bisa juga melalui Konsultan HKI terdaftar.

Dalam perlindungan hukum Hak Cipta, memang diatur juga mengenai ekspresi budaya tradisional. Akan tetapi batik tidak termasuk di dalamnya.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Leave a Reply