Ilustrasi.
Ilustrasi.

Hak Kekayaan Intelektual Mahasiswa Atas Karya Ilmiah yang Dibuatnya

Terhadap pertanyaan Anda terkait pendaftaran HKI atas Hak Cipta, Pasal 1 angka 1 UU Hak Cipta secara tegas menyatakan bahwa perlindungan Hak Cipta otomatis terjadi ketika suatu ciptaan dilahirkan sehingga tidak ada kewajiban untuk didaftarkan, sebagai berikut:

Hak Cipta adalah hak ekslusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Namun, Ciptaan boleh saja diajukan untuk dicatatkan guna mempermudah pembuktian atas pendataan suatu Ciptaan dengan cara sebagai berikut:

Permohonan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh Pencipta atau Kuasanya kepada Menteri;[6]

Permohonan pencatatan ciptaan dilakukan secara elektronik dan/atau non elektronik dengan:[7]

1) Menyertakan contoh Ciptaan, produk Hak Terkait atau penggantinya;

2) Melampirkan surat pernyataan kepemilikan Ciptaan dan Hak Terkait dan;

3) Membayar biaya.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Dasar hukum:

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta

[1] Pasal 1 angka 2 UU Hak Cipta:
[2] Pasal 1 angka 4 UU Hak Cipta
[3] Pasal 31 UU Hak Cipta
[4] Pasal 44 ayat (1) huruf a UU Hak Cipta
[5] Lihat Pasal 1 angka 20 UU Hak Cipta
[6] Pasal 66 ayat (1) UU Hak Cipta
[7] Pasal 66 ayat (2) UU Hak Cipta || HUKUMONLINE.com

Leave a Reply