You are currently viewing OJK Ingatkan Warga Sulut Kerugian Investasi Bodong

OJK Ingatkan Warga Sulut Kerugian Investasi Bodong

EKONOMI & BISNIS

MANADO, publikreport.com – Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara mengingatkan warga di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tentang kemungkinan kerugian investasi bodong.

“Saya ingin mengingatkan masyarakat Sulut sekalian akan bahayanya produk investasi yang menjanjikan imbal hasil di luar batas kewajaran,” kata Tirta dalam lokakarya keuangan sinergi pemerintah dan lembaga dalam peningkatan perekonomian daerah dan pencapaian inklusi keuangan di Manado, Senin 27 November 2017.

Tirta mengatakan maraknya kegiatan penghimpunan dana dan pengelolaan investasi tersebut cukup meresahkan masyarakat, dan dalam beberapa kasus mengakibatkan jatuhnya banyak korban dengan kerugian materi yang tidak sedikit.

Tidak jarang tawaran investasi ilegal ini juga memanfaatkan figur-figur yang cukup dikenal masyarakat.

Bersifat lintas yuridiksi sehingga memerlukan koordinasi.

“Mengingat tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana dan pengelolaan investasi sebagian besar merupakan tindakan yang bersifat lintas yurisdiksi, diperlukan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberantas kegiatan investasi bodong ini,” katanya.

Oleh karena itu, dibentuk Satgas Waspada Investasi yang terdiri dari 13 kementerian/lembaga. Sejak Januari hingga Oktober 2017, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan usaha 62 entitas.

Penghentian kegiatan entitas tersebut adalah untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat bahwa entitas tersebut berpotensi merugikan masyarakat.

BACA JUGA: Rp1.400 Triliun Kredit Bank Berstatus ‘Menganggur’

Leave a Reply