Pembukaan Lahan Tol Padang Pekanbaru Warga melintas di kawasan pembukaan lahan untuk Tol Padang-Pekanbaru, di Nagari Parik Malintang, Kabupaten Padangpariaman, Sumatra Barat, Sabtu 14 Oktober 2017. (Foto: Arsip Antara/Iggoy el Fitra)
Pembukaan Lahan Tol Padang Pekanbaru Warga melintas di kawasan pembukaan lahan untuk Tol Padang-Pekanbaru, di Nagari Parik Malintang, Kabupaten Padangpariaman, Sumatra Barat, Sabtu 14 Oktober 2017. (Foto: Arsip Antara/Iggoy el Fitra)

KPPIP Optimistis Tol Manado-Bitung Selesai Tepat Waktu

JAKARTA, publikreport.com – Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) optimistis pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara sepanjang 39 kilometer dapat selesai tepat waktu dan beroperasi pada triwulan I 2019.

“Proyek ini bisa berjalan sesuai target. Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk membantu percepatan infrastruktur tol Manado-Bitung,” kata Direktur Sektor Jalan dan Jembatan KPPIP Max Antameng dalam keterangannya di Jakarta, Senin 04 Desember 2017.

Max mengatakan koordinasi antar instansi dalam menyelesaikan persoalan terkait pembangunan sarana infrastruktur jalan ini sudah berjalan dengan baik, terutama pembangunan jalan tol di seksi 1A.

Seksi 1A yang dimaksud adalah sebagian ruas jalan tol Manado-Bitung sepanjang 7 km yang dikerjakan oleh Shino Road and Bridge Group Co Ltd bekerjasama dengan PT Hutama Karya.

“Sudah ada perbaikan yang cukup signifikan pada pembangunan jalan tol Manado-Bitung terutama di seksi 1A,” ujar Max.

Menurut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XV Riel J Mantik rendahnya produktifitas pembangunan jalan tol di seksi 1A disebabkan oleh kendala komunikasi internal.

Namun, kata dia, saat ini sudah ada kesepakatan secara internal antar institusi untuk segera melakukan bagian masing-masing agar proyek prioritas ini segera selesai.

“Mereka langsung memobilisasi peralatan dan melaksanakan pekerjaan yang selama ini tertunda. Dampaknya sekarang pelaksanaan pekerjaan fisiknya meningkat secara signifikan,” ujar Riel.

Proyek infrastruktur jalan tol ini dikerjakan melalui skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) dengan nilai investasi sebesar Rp5,12 triliun.

Proyek ini diharapkan dapat mendukung peningkatan lalu lintas pada rute Manado-Bitung, mendukung sektor wisata serta pertumbuhan ekonomi di Manado, Minahasa Utara dan Bitung.

Jalan tol ini juga akan menjadi jalan akses utama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Pelabuhan Hub Internasional Bitung yang segera dibangun.

Terdapat empat seksi dalam proyek ini yakni seksi 1A ruas Manado-Sukur sepanjang 7 km dibangun oleh Shino Road and Bridge Group Co Ltd dan PT Hutama Karya dan seksi 1B ruas Sukur-Airmadidi sepanjang 7 km dibangun oleh pemerintah melalui dana APBN.

Leave a Reply