Ilustrasi.
Ilustrasi.

Adakah Sanksi Bagi Orang Tua yang Membiarkan Anaknya Putus Sekolah?

Apakah ada hukum atau sanksi yang menghukum anak putus sekolah baik itu SD, SMP, atau SMA? Misalnya seperti di Slovakia orang tua dipenjara karena tidak bisa meneruskan sekolah anaknya.

Jawaban:

Intisari:

Pada dasarnya Negara, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Keluarga, dan Orang Tua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada Anak untuk memperoleh pendidikan.

Dalam praktiknya, suami yang karena tidak memberi nafkah kepada keluarganya sehingga menyebabkan anaknya putus sekolah dapat dituntut di muka pengadilan atas dasar penelantaran keluarga.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelumnya, kami asumsikan maksud pertanyaan Anda adalah adakah sanksi yang menghukum orang tua yang anaknya putus sekolah.

Putus Sekolah dan Dana BOS

Pada dasarnya, anak-anak di Indonesia tidak lagi ada alasan putus sekolah. Hal ini karena secara umum Bantuan Operasional Sekolah (“BOS”) Sekolah Menengah Atas (“SMA”) bertujuan untuk mewujudkan layanan pendidikan menengah khususnya jenjang SMA yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dan secara khusus, bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah SMA.[1]

Secara khusus program BOS Sekolah Dasar (“SD”) dan Sekolah Menengah Pertama (“SMP”) bertujuan untuk:[2]

  1. membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik SD/SD Luar Biasa negeri dan SMP/SMP Luar Biasa/SD-SMP Satap/SMPT negeri terhadap biaya operasi satuan pendidikan;
  2. membebaskan pungutan seluruh peserta didik miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di satuan pendidikan negeri maupun swasta; dan
  3. meringankan beban biaya operasi satuan pendidikan bagi peserta didik di satuan pendidikan swasta.

Leave a Reply