Ilustrasi.
Ilustrasi.

Apakah Keturunan PKI Boleh Memiliki Tanah?

Tanah kampung orang tua kami digusur penguasa pada zaman orba dengan isu yang sangat menakutkan pada waktu itu, yaitu PKI. Pertanyaan saya, apakah ada larangan keturunan PKI untuk mempunyai tanah di Indonesia?

Jawaban:

Intisari:

Tidak ada persyaratan bahwa pemegang hak atas tanah tidak boleh keturunan PKI. Yang penting adalah bahwa si pemegang hak atas tanah mempunyai hak atas tanah yang sesuai dengannya, misalnya yang boleh mempunyai hak milik hanya Warga Negara Indonesia.

Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Sepanjang penelusuran kami tidak ada peraturan perundang-undangan yang melarang keturunan Partai Komunis Indonesia (“PKI”) untuk memiliki hak atas tanah di Indonesia. Hal tersebut dapat juga terlihat dari persyaratan terkait pihak yang dapat memiliki hak atas tanah di Indonesia dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (“UUPA”), sebagai berikut:

  1. Hak Milik hanya dapat dipunyai oleh Warga-Negara Indonesia (“WNI”) dan badan-badan hukum tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah dapat mempunyai Hak Milik.[1]
  2. Hak Guna Usaha, dapat dipunyai oleh WNI dan badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia.[2]
  3. Hak Guna Bangunan, dapat dipunyai oleh WNI dan badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia.[3]
  4. Hak Pakai, dapat dipunyai oleh WNI, orang asing yang berkedudukan di Indonesia, badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia, badan hukum asing yang mempunyai perwakilan di Indonesia.[4]

Selain syarat-syarat tersebut, jika keturunan PKI tersebut mendapatkan hak atas tanah dari peralihan hak (misalnya jual beli), maka beberapa syarat ini harus dipenuhi, yang mana tidak terpenuhinya salah satu syarat di bawah ini mengakibatkan Kepala Kantor Pertanahan menolak untuk melakukan pendaftaran peralihan atau pembebanan hak:[5]

Leave a Reply