Trotoar yang ada di pusat kota Tomohon dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, trotoar ini dilapisi tehel yang licin. Sudah banyak warga yang terpeleset karena licinnya tehel/ubin itu. (Foto: publikreport.com)
Trotoar yang ada di pusat kota Tomohon dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, trotoar ini dilapisi tehel yang licin. Sudah banyak warga yang terpeleset karena licinnya tehel/ubin itu. (Foto: publikreport.com)

Bertahun-tahun Trotoar Ini Dikeluhkan Warga

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Pusat Kota Tomohon memang terlihat indah sejak dibangunnya trotoar di depan pertokoan. Trotoar yang diperuntukan bagi pejalan kaki memang terlihat indah dengan lapisan tehel (ubin) di atasnya. Sayangnya, sejak trotoar ini dibangun telah menelan banyak korban. Banyak pejalan kaki yang terjatuh karena licinnya trotoar.

“Saya dua kali jatuh di trotoar yang ada di pertokoan pusat kota Tomohon,” kata Ghe, warga Kamasi kepada publikreport.com.

20 Tahun, Opa Saul Jadi Kusir Bendi

Bukan hanya wanita paruh baya tersebut yang jatuh di trotoar, menurut keterangan sejumlah warga yang ditemui publikreport.com di pusat kota Tomohon, sudah banyak banyak warga yang terpeleset. Ada yang tangannya sampai bengkak, kepala terbentur dan resiko-resiko jatuh lainnya.

“Mereka yang jatuh di sini (trotoar) tidak pandang usia, apakah anak muda atau sudah opa-opa atau oma-oma. Apalagi jika trotoar basah karena turun hujan. Pasti ada korbannya,” kata beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang kerap berjualan di depan pertokoan.

Mereka di Kaki Menara Alfa Omega

Leave a Reply