Menteri Asman memberikan arahan pada acara penyerahan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan STTD kepada 40 kepala daerah di Bekasi, Jawa Barat, Rabu 20 Desember 2017.
Menteri Asman memberikan arahan pada acara penyerahan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan STTD kepada 40 kepala daerah di Bekasi, Jawa Barat, Rabu 20 Desember 2017.

Lulusan Minim, MenPAN & RB Tantang STTD Tingkatkan Jumlah Taruna

PENDIDIKAN

BEKASI, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB) RI, Asman Abnur mengungkapkan keinginannya untuk memperkuat pendidikan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Pasalnya, lulusan sekolah kedinasan ini sangat dibutuhkan baik oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri, maupun pemerintah daerah.

Pada 2017, lulusan STTD hanya sebanyak 111 untuk 40 provinsi//kabupaten/kota. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan lulusan tahun 2016 yaitu sebanyak 174.

“Masih besar tantangan kita untuk mensuplai lulusan sekolah kedinasan untuk menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil),” ujar Asman saat menyerahkan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan STTD kepada 40 kepala daerah di Bekasi, Jawa Barat, Rabu 20 Desember 2017.

Menurut Asman, jumlah tersebut masih sangat minim dibandingkan dengan jumlah provinsi/kabupaten/kota yang ada.

“Kapasitas STTD harus kita tingkatkan. Tahun depan saya kasih 500 orang, sanggup tidak? Silahkan atur,” tegasnya seraya menambahkan bahwa pemerintah akan mengatur kembali sistem sekolah kedinasan.

Dikatakan, pemerintah membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) aparatur di bidang transportasi yang memiliki karakteristik pribadi selaku publik service/penyelenggara pelayanan masyarakat, dan mampu berperan sebagai perekat NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), serta memiliki intelegensi yang tinggi. SDM dimaksud, pada akhirnya mampu mengembangkan kapasitas dirinya sendiri dan kinerja organisasi atau tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Disamping itu, lulusan STTD diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.

Asman menegaskan lulusan sekolah kedinasan tidak akan dikembalikan ke daerahnya. Namun akan disebar ke seluruh Indonesia.

“Selamat kepada taruna yang hari ini diberikan kepada daerah. Semoga bisa memberikan perubahan bagi unit kerjanya,” tutupnya.

Leave a Reply