Ilustrasi. (Foto: pixabay.com)
Ilustrasi. (Foto: pixabay.com)

Catat! Rumah yang Berantakan Bikin Anda Sulit Punya Rumah

Rumah yang berantakan bikin Anda sulit punya rumah? Mungkin Anda akan bertanya-tanya apa korelasinya, karena tak ada hubungannya antara rumah yang berantakan dengan proses pengajuan KPR untuk rumah yang Anda incar.

Begini ilustrasinya: Bagi Anda yang senang menumpuk barang di rumah umumnya berpikir bahwa suatu saat barang-barang tersebut bisa digunakannya, misalnya seperti perlengkapan bayi. Padahal barang yang menumpuk terlalu banyak bisa menjadi masalah, bahkan dari segi keuangan.

Ya, barang yang Anda simpan dengan maksud agar bisa berhemat suatu hari nanti justru malah akan menguras uang Anda. Itu sebab rumah yang berantakan bikin Anda sulit punya rumah, sulit mengumpulkan uang untuk DP beli rumah. Dan inilah biaya yang mungkin timbul akibat rumah yang berantakan.

Membeli ulang barang yang tidak dapat ditemukan di rumah

Apa yang Anda lakukan ketika membutuhkan sebuah barang tetapi tidak dapat menemukannya? Kemungkinan Anda akan membelinya lagi, itu artinya menghabiskan uang lagi. Jika hal seperti ini terus terjadi maka uang yang dikeluarkan akan semakin banyak lagi. Dan ini bikin rumah semakin berantakan.

Terlambat membayar tagihan

Rumah yang berantakan dengan tumpukan barang bisa jadi bikin Anda sulit menemukan dokumen atau tagihan penting yang seharusnya dibayar dalam waktu dekat. Keterlambatan ini akan menimbulkan denda yang justru menambah tagihan. Ujung-ujungnya jadi mengurangi tabungan DP rumah.

Banyak barang yang tidak dibutuhkan

Tidak semua barang yang Anda simpan akan digunakan suatu hari. Beberapa barang bahkan tidak cocok jika hanya menjadi sebuah tumpukan. Misalnya, Anda membeli sepatu untuk pasangan namun sayangnya tidak cukup dan akhirnya hanya disimpan di dalam kamar. Padahal bisa dijual ke teman atau online.

Bikin depresi

Walaupun efek depresi termasuk dalam efek emosional, namun sebenarnya depresi juga bisa mempengaruhi keuangan. Ketika merasa sedih, kita cenderung membuat keputusan yang tidak bijak terutama dalam hal membelanjakan uang.

Leave a Reply