Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Kelurahan Talete (Tosen) Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon Provinsi Sulut yang tidak difungsikan kendati ada orang yang tinggal dibangunan fasilitas publik itu. (Foto: publikreport.com)
Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Kelurahan Talete (Tosen) Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon Provinsi Sulut yang tidak difungsikan kendati ada orang yang tinggal dibangunan fasilitas publik itu. (Foto: publikreport.com)

Banyak Pustu dan Poskesdes yang Terbengkalai

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di beberapa kelurahan di Kota Tomohon nampak terlantar alias tidak difungsikan lagi. Bahkan kondisi sejumlah bangunan fasilitas kesehatan ini terbilang parah. Sedangkan keberadaan fasilitas kesehatan seperti ini sangat diperlukan guna memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Untuk apa bangunan dibangun, namun tidak ada pelayanan,” kata Yusuf Sero, warga Lingkungan VIII Kelurahan Talete I Kecamatan  Tomohon Tengah Kota Tomohon kepada publikreport.com baru-baru ini.

“Kalau ada yang sakit harus dilarikan ke rumah sakit. Memang jaraknya cukup dekat. Namun, alangkah baiknya jika fasilitas kesehatan yang dekat dengan pemukiman warga seperti ini difungsikan,” timpal Altje Iroth, isteri dari Yusuf Sero.

Pustu/Poskesdes Terlantar, Kepala Dinas: Jarang Kunjungan Masyarakat
Trotoar Ini Dinilai Membahayakan
Bertahun-tahun Trotoar Ini Dikeluhkan Warga
Dokter PTT Ditawarkan Gaji Rp10 Juta/Bulan

Di Kelurahan Talete II tepatnya dibilangan Pinati, tambah Min, ibu rumah tangga, yang kebetulan lewat mengatakan sudah tidak dioperasikan sesuai fungsinya.

“Petugasnya hanya datang bersih-bersih lalu pulang. Bangunan Pustu masih bagus, masih bisa digunakan,” ujarnya.

Oma Altje, Tibo Tangguh di Pasar Tomohon
Jurnalis Dilarang Kunjungi TPST Tara-tara
Indonesia, Peringkat Kesehatannya Kedua Terbawah di Asia Pasifik

Leave a Reply