Sudi Tulas, korban penikaman oleh A. A kini sedang dalam perburuan Polsek Sangkub atas kasus penikaman ini. Informasi kepolisian A ternyata merupakan DPO kasus pencabulan.
Sudi Tulas, korban penikaman oleh A. A kini sedang dalam perburuan Polsek Sangkub atas kasus penikaman ini. Informasi kepolisian A ternyata merupakan DPO kasus pencabulan.

Polisi Buru Pelaku Penikaman dan DPO Kasus Cabul

KRIMINALITAS

BOLMONG, publikreport.com – A, terduga pelaku penikaman terhadap Sudi Tulas, warga Desa Busisingo Utara Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diburu Kepolisian Sektor (Polsek) Sangkub. Penikaman dilakukan A, pada Rabu 31 Januari 2018 dini hari. A selain melakukan penikaman, ternyata dirinya juga merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) Polsek Sangkub atas kasus pencabulan.

Kronologis kejadian berdasarkan laporan polisi nomor: LP/11/I/2018/Sek-Skb, Rabu 31 Januari 2018 sekitar jam 04.00 WITA, Sudi yang sedang tidur di dalam rumah makan miliknya di Desa Busisingo Utara, tiba-tiba ditikam A. Pisau badik mengenai paha kanan Sudi.

Merasa perih, Sudi kemudian terbangun. A, sambil memegang erat Sudi mengatakan,”bangun ngana, kita mo tikam ulang” (bangun kamu, saya tikam lagi).

Namun, Sudi menepis tangan A. Merasa ada perlawanan, A kemudian melarikan diri.

BACA JUGA: Target Buron, Kakak Kandung DPO Ditangkap

BACA JUGA: DPO Curanmor Tertangkap di Tompasobaru

BACA JUGA: Empat Bulan Buron, Pelaku Cabul Akhirnya Tertangkap

BACA JUGA: Empat Tahun Buron, Sujana Akhirnya Tertangkap

Diketahui, Sudi dan A sama-sama memiliki usaha rumah makan yang letaknya bersebelahan. Dugaan sementara, A nekad menikam Sudi karena mengira korbanlah yang sering memberitahukan keberadaan pelaku kepada polisi.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bolmong, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gani Siahaan melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas), Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saiful Tammu membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Identitas pelaku sudah diketahui dan sedang diburu petugas,” ujarnya. | RIO YANTO

Leave a Reply