Alek Kalangi, penjual koran di pusat kota Tomohon. (Foto: Edelweiss CT/publikreport.com)
Alek Kalangi, penjual koran di pusat kota Tomohon. (Foto: Edelweiss CT/publikreport.com)

Kisah Opa Alek, Penjual Koran di Emperan Toko

Kisah Opa Laurens, Seorang Penyapu Jalan di Tomohon

Pemerintah, Alek melanjutkan, seharusnya dapat memberikan perhatian khusus kepada mereka para penjual koran. Alasannya, koran yang dijualnya kebanyakan isinya adalah berita-berita tentang pemerintah.

“Penjual koran seperti saya, bagaikan penyambung pemerintah. Karena menjual koran-koran yang berita-beritanya tentang pemerintah,” tuturnya.

Lahan Parkir Jadi Tempat PKL

Terpisah, penjual koran di kios buku yang ada di Kelurahan Kolongan I, Jefri Repi mengatakan, penjualan koran di tempatnya tidak menentu.

“Kadang banyak, kadang sedikit,” ungkapnya.

Diakuinya orderan dan omzet korannya per eksemplar tetap sama. “Masih banyak peminat/pembaca koran,” jelasnya.

Oma Altje, Tibo Tangguh di Pasar Tomohon

Walaupun diakui Jefri, untuk kebutuhan hidup dari hanya menjual koran saja tidak mencukupi. Untungnya dirinya punya usaha lain, seperti fotocopy, menjual buku dan majalah serta alat tulis menulis. EDELWEISS CT

Leave a Reply