Ilustrasi. (mp8.ph)
Ilustrasi. (mp8.ph)

Tinju Turunkan Alet Lapis Kedua di Test Event Asian Games 2018

OLAHRAGA

JAKARTA, publikreport.com – Indonesia akan mengikuti turnamen pemanasan (test event) Asian Games 2018 cabang tinju yang akan diselenggarakan di Hall C-3 JIExpo Kemayoran, Jakarta, 11-14 Februari 2018. Turnamen tersebut bakal diikuti oleh delapan negara dengan mempertandingkan 10 kelas, yang terdiri dari tujuh kelas untuk putra dan tiga kelas untuk putri.

Pelatih kepala tinju Indonesia, I Gusti Made Adi Swandana, mengatakan, kini 10 atlet dari pelatnas tinju Indonesia sudah tiba di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta untuk menjalani persiapan menjelang ajang test event tersebut. Sebelumnya, mereka menjalani pelatnas di Manado sejak akhir tahun. “Ini kami baru sampai di Jakarta,” kata Adi saat dihubungi Tempo, Jumat, 09 Februari 2018.

Adi mengatakan, adapun ke sepuluh atlet yang dibawa ke Jakarta untuk mengikuti ajang test event Asian Games 2018 adalah para atlet yang mayoritas tergabung dalam Tim Putih, atau tim andalan kedua dari pelatnas tinju. Setelah tim andalan pertama mereka, Tim Merah, baru saja tiba di Indonesia pada 3 Februari kemarin setelah menjalani try out di India untuk mengikuti ajang India Open selama tiga pekan.

Menurut Adi, kesepuluh atlet yang bakal terjun di test event Asian Games 2018 nanti terdiri dari Beatrix Sugoro (51kg), Christina Jembay (57kg), dan Novisar Maulina (60kg) untuk kelas putri. Sedangkan untuk putra, atlet yang bakal diturunkan adalah Mario Khali (49kg), Valentinus Naha (52kg), Julio Bria (56kg), Mathias Mandiangan (60kg), Libertus Ghea (64kg), Bristaton Simangunson (69kg), dan Brama Habetauhut (75kg).

Dari 10 atlet tersebut, kata Adi, terdapat dua atlet yang sebenarnya tidak tergabung dalam Tim Putih. Salah satunya adalah Christina Jembay, petinju wanita yang berhasil meraih medali perak untuk Indonesia dalam ajang SEA Games 2015 lalu. Bersama petinju unggulan lain seperti Kornelis Kwangu Langu (46-49kg) dan Farrand Papendang (60kg), Christina, kata Adi, sebenarnya termasuk bagian dari Tim Merah. “Cuman untuk mengisi kekosongan, maka kami akan turunkan Christina di ajang test event besok,” ujar Adi.

Adi mengatakan, tim tinju Indonesia tidak memasang target tertentu di test event ini. Ajang test event itu akan digunakan sebagai bahan evaluasi bagi para atlet pelatnas yang bakal dipersiapkan untuk ajang Asian Games mendatang. “Yang penting atlet harus menampilkan yang terbaik,” ujarnya.

Hingga kini, kata Adi, terdapat 17 atlet yang tergabung dalam pelatnas tinju, yang terdiri dari 9 atlet yang tergabung dalam Tim Merah yang telah berlatih sejak Oktober tahun kemarin, dan 8 atlet yang tergabung dalam Tim Putih yang baru berlatih sejak Desember kemarin. Nantinya, ujar Adi, dari ke-17 atlet pelatnas tersebut, bakal dipilih 13 atlet terbaik yang bakal diturunkan di 13 nomor yang akan dipertandingkan di ajang Asian Games pada Agustus mendatang.

Ajang test event Asian Games 2018 untuk cabang olahraga tinju bakal diikuti delapan negara yang terdiri dari Taiwan, Jepang, Filipina, Singapura, Thailand, India, Korea, dan Indonesia. Dalam melihat lawan dari negara lain, Adi mengatakan hingga kini persiapan tim tinju Indonesia masih kurang, terutama soal uji coba ke luar negeri. Karena itu pula tim tinju masih belum bisa menentukan target, baik untuk ajang test event maupun Asian Games 2018 nanti. | TEMPO.co

Leave a Reply