Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pajak yang Dikenakan Terhadap Orang yang Menyewakan Rumah

Apa jenis pajak yang dikenakan terhadap uang sewa rumah?
Apakah termasuk objek PBB atau PPh?
Apakah kena PBB dan juga PPh sekaligus?

Jawaban:

Intisari:

Uang hasil sewa rumah yang didapatkan oleh pemilik rumah atas rumah yang disewakannya disebut penghasilan dari transaksi persewaan tanah dan/atau bangunan. Penghasilan ini dikenakan Pajak Penghasilan (“PPh”) final. Sedangkan Pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”) dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan (rumah) yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau Badan, bukan terhadap uang sewa rumah.

Jadi orang yang menyewakan sebuah rumah dapat dikenakan PPh dan PBB secara sekaligus. Dikenakan PPh karena mendapatkan penghasilan dari menyewakan rumah dan dikenakan PBB sebagai pemilik bangunan (rumah sewa).

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

PPh Terhadap Penghasilan dari Sewa Rumah

Pengaturan mengenai pajak penghasilan dapat kita lihat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (“UU 7/1983”) sebagaimana yang telah diubah terakhir kalinya oleh Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (“UU 36/2008”). Pajak Penghasilan (“PPh”) dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak.[1]

Subjek pajak tersebut dikenai pajak apabila menerima atau memperoleh penghasilan. Subjek pajak yang menerima atau memperoleh penghasilan, dalam undang-undang ini disebut Wajib Pajak. Wajib Pajak dikenai pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya selama satu tahun pajak atau dapat pula dikenai pajak untuk penghasilan dalam bagian tahun pajak apabila kewajiban pajak subjektifnya dimulai atau berakhir dalam tahun pajak.[2]

Leave a Reply