Kapolres Tomohon, AKBP IK Agus Kusmayadi mendatangi rumah Julius Wawo (60). Julius meninggal dunia, Selasa, 13 Februari 2018, di tengah perjalan menuju ke kebun bersama dua orang tukang gergaji kayu (senso).
Kapolres Tomohon, AKBP IK Agus Kusmayadi mendatangi rumah Julius Wawo (60). Julius meninggal dunia, Selasa, 13 Februari 2018, di tengah perjalan menuju ke kebun bersama dua orang tukang gergaji kayu (senso).

Warga Pinaras Meninggal di Perkebunan

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Julius Wawo (60), warga Lingkungan VII Kelurahan Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), meninggal dunia di perkebunan Kiniwatuan antara Kelurahan Pinaras dan Lahendong.

Kronologis peristiwa berdasarkan informasi kepolisian, Selasa 13 Februari 2018 sekitar jam 07.30 WITA, Julius bersama dua orang tukang potong kayu (senso), Jemmy Dien (43) dan Youce Dien (52), keduanya warga Lingkungan VII Kelurahan Pinaras, menuju kebun tempat pemotongan kayu olahan. Julius saat itu dibonceng dengan sepeda motor yang dibawa menantunya, Maikel Ering (35).

Tiba di kebun, Maikel menurunkan Julius di pinggir jalan raya dan dirinya langsung balik ke rumah. Bersama Jemmy dan Youce, Julius jalan kaki menuju lokasi memotong kayu olahan yang berjarak sekitar 100 meter. Baru berjalan sekitar 20 meter di jalanan menanjak, Julius kelelahan, kehabisan tenaga sehingga duduk istirahat ditemani dua rekannya. Namun, akhirna Julius tidak sadarkan diri dan meninggal dunia.

Jemmy dan Youce kemudian memanggil Maikel, menantu Julius dan bersama-sama mengevakuasi Julius ke rumah.

“Menurut keterangan keluarga, Julius memang sakit. Sehingga setiap hari harus rutin kontrol kesehatan ke dokter,” jelas Kapolsek Tomohon Selatan, Iptu Teddy Lengkey melalui Kasubbag Humas Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu), Liston Purba.

Leave a Reply