Asri Tampi, Kepsek yang dianiaya orang tua siswa, terbaring di salah satu ruangan RSUD Prof Kandouw Malalayang Manado, mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Pemberberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bolaang Mongondow, Farida Mooduto. (Foto: totabuan.co)
Asri Tampi, Kepsek yang dianiaya orang tua siswa, terbaring di salah satu ruangan RSUD Prof Kandouw Malalayang Manado, mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Pemberberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bolaang Mongondow, Farida Mooduto. (Foto: totabuan.co)

Kondisi Kepsek yang Dianiaya Sudah Membaik

PENDIDIKAN | KRIMINALITAS

BOLMONG, publikreport.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinP3A) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Farid Mooduto mengungkapkan, kondisi Astri Tampi, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Lolak yang dianiaya salah satu orang tua siswa, kini mulai membaik.

“Kemarin saat dijenguk di RSUD Kandouw Manado, korban sudah berbicara, meski ada beberapa tanda lebam bekas pukulan,” jelas Farida, Jumat 16 Februari 2018.

Dari hasil pemeriksaan dokter tidak ada luka yang serius kecuali sedikit memar di bahu kiri atas dan luka jahitan di tangan kanan karrna pecahan kaca meja.

Dari medical record juga tercatat dilakukan CT-scan, menurut Farida, hasilnya menunjukkan tidak ada pendarahan.

BACA JUGA: Del, Orang Tua Siswa Aniaya Kepsek

BACA JUGA: Penganiaya Kepala Sekolah Diancam Kurungan Lima Tahun Penjara

Atas kasus tersebut, Farida mengaku akan melakukan pendampingan hukum hingga ke pengadilan. Pendampingan juga akan dilakukan terhadap siswa/anak dari pelaku penganiaya.

“Kita juga wajib melakuan pendampingan untuk siswa. Sebab siswa tersebut sudah memasuki masa ujian akhir,” tuturnya. | TOTABUAN.co

Leave a Reply