Daging ular yang dijual dilapak Pasar Tradisional Beriman Tomohon (Foto: publikreport.com)
Daging ular yang dijual dilapak Pasar Tradisional Beriman Tomohon (Foto: publikreport.com)

Ular yang Dijual di Pasar Beriman Tomohon dari Sulawesi Tengah

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Pasar Beriman Tomohon terkenal dengan pasar ekstrimnya. Pasalnya, pasar tradisional tersebut menjajakan berbagai jenis daging hewan, seperti ular, babi hutan, kucing dan anjing. Bahkan sesekali dapat ditemui hewan yang dilindungi seperti kera.

Dari mana para pedagang mendapatkan satwa-satwa liar ini untuk diperdagangkan?

Salah satu pedagang satwa liar di Pasar Beriman Tomohon, Johny Korompis (54) mengaku ular piton (ular sawah, sebutan orang Tomohon) yang dijualnya dipasok dari daerah Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Ular dikirim bersama pesanan babi hutan,” kata Johny saat ditemui publikreport.com di Pasar Beriman Tomohon, Senin 19 Februari 2018.

Daya Tarik Pasar Ekstrim Kuliner, Pasar Beriman Tomohon

Ular yang dipasok dari Sulteng biasanya masih utuh. Bahkan ada yang masih hidup. Pedagang di pasar inilah yang kemudian menjualnya kepada para penikmat dagang ular sesuai keinginan pembeli. Daging ular ini biasanya dijual per kilogram.

“Saya biasanya membeli seharga Rp30 ribu per kilogram dan dijual kembali seharga Rp. 40 ribu,” ungkap Oni, panggilan akrab Johny Korompis yang merupakan warga Lingkungan III Kelurahan Walian I Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tanpa Hukuman Berat, Kejahatan Satwa Liar Dilindungi akan Terus Terjadi

Menyentil tentang penjualan satwa-satwa yang dilindungi, Oni mengaku, selama ini tidak ada larangan dari pemerintah. “Kami bebas-bebas saja menjual daging ular di pasar ini,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tomohon, James A Rotikan membenarkan apabila satwa-satwa liar yang didagangkan di lapak-lapak pasar tradisional Tomohon dipasok dari luar daerah. Satwa liar yang masuk ke pasar tradisional Tomohon dalam bentuk dagangan.

Diakuinya sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk mengurangi perdagangan satwa liar ini.

“Upaya untuk meminimalisir adanya perdagangan satwa liar seperti ini saya rasa bisa dimulai dari pengawasan atau pengecekan di tiap pos di perbatasan atau pintu kota,” jelasnya.

Perdagangan Anjing Akan Dikurangi

Leave a Reply