Yanni Poluan dan ibu kandungnya, Juliana Langitan. Yanni Poluan, menderita penyakit kaki gajah yang membutuhkan bantuan. Kaki kanan hingga testisnya membengkak, sehingga sehari-hari bagian tubuh yang bengkak ini ditutupinya dengan bendera salah satu partai politik yang didapatnya 10 tahun silam. (Foto: Victorie Wuwung/publikreport.com)
Yanni Poluan dan ibu kandungnya, Juliana Langitan. Yanni Poluan, menderita penyakit kaki gajah yang membutuhkan bantuan. Kaki kanan hingga testisnya membengkak, sehingga sehari-hari bagian tubuh yang bengkak ini ditutupinya dengan bendera salah satu partai politik yang didapatnya 10 tahun silam. (Foto: Victorie Wuwung/publikreport.com)

Yanni Poluan, 12 Tahun Idap Penyakit Kaki Gajah

Sambil menerima advis dokter, saat itu, Juliana menuturkan, anaknya diopname di rumah sakit selama 10 hari. Tapi kemudian disarankan dokter untuk rawat jalan saja,” tuturnya sedih.

Dari dokter lainnya, Juliana mengungkapkan, dirinya diinformasikan apabila penyakti yang diderita anaknya belum ada obatnya. Dan anaknya, Yanni Poluan mengetahui informasi tersebut.

“Dia (Yanni Poluan) hanya mengekspresikan kepasrahannya kepada saya ibunya, isterinya dan anaknya yang tetap setia mendampinginya,” ungkapnya.

Dari pantauan publikreport.com, keberadaan ekonomi keluarga Yanni Poluan dan ibunya tergolong masyarakat ekonomi lemah. Mereka tinggal di rumah petak dengan dinding dari batako tanpa pelesteran dan jendela rumah tanpa kaca, hanya ditutupi plastik bening. Perabot seadanya beserta barang lainnya terserak di ruang tamu.

Informasi dari masyarakat sekitar, Yanni Poluan merupakan tulang punggung keluarga. Yanni berprofesi sebagai petani penggarap di lahan milik orang lain.

Yanni dan keluarganya kini memerlukan uluran tangan dari masyarakat untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan penyakit yang dideritanya. | VICTORIE WUWUNG

Leave a Reply