800 liter minuman keras jenis captikus, Jumat 02 Maret 2018, disita kepolisian di Pelabuhan Munte, Likupang. Captikus ini akan dikirim dan diedarkan di wilayah Sangihe.
800 liter minuman keras jenis captikus, Jumat 02 Maret 2018, disita kepolisian di Pelabuhan Munte, Likupang. Captikus ini akan dikirim dan diedarkan di wilayah Sangihe.

Pengiriman Captikus Tujuan Sangihe Digagalkan

KRIMINALITAS

AIRMADIDI, publikreport.com – Minuman keras (Miras) jenis captikus sebanyak 800 liter yang berada dalam mobil grand max station warna putih Nomor Polisi (Nopol) DB 8094 LB yang berada di Pelabuhan Munte Kecamatan Likupang diamankan Polsek Likupang, Jumat 02 Maret 2018. Miras tersebut akan dikirimkan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Tarusi.

Digagalkannya pengiriman captikus ke wilayah Sangihe setelah Polsek Likupang menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dipimpin Wakapolsek Likupang, Iptu Ade Tatang.

“Kami memeriksa kapal feri yang datang maupun akan berangkat ke daerah lain melalui pelabuhan feri,” kata Ade.

Di Pelabuhan Munte, Ade mengatakan, kepolisian mendapati miras jenis captikus yang tidak mempunyai ijin yang berada dalam mobil. Mobil dan miras langsung diamankan ke Mapolsek Likupang guna proses lebih lanjut,” jelasnya.

Saat diinterogasi kepolisian, lelaki IJ alias Iwan, sopir mobil grand max, yang merupakan warga Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengaku miras setelah sampai di Pelabuhan Tahuna, Sangihe akan dijemput lelaki H alias Hen. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply