Lahan pekuburan China di Kelurahan Kamasi 1 (lewet) nampak sudah tak terurus lagi. Tumbuhan menjalar memenuhi makam-makam indah di areal pekuburan itu. Parahnya lagi, kompleks pemakaman ini oleh sebagian warga telah dijadikan tempat pembuatan sampah. (Foto: Edelweiss CT/publikreport.com)
Lahan pekuburan China di Kelurahan Kamasi 1 (lewet) nampak sudah tak terurus lagi. Tumbuhan menjalar memenuhi makam-makam indah di areal pekuburan itu. Parahnya lagi, kompleks pemakaman ini oleh sebagian warga telah dijadikan tempat pembuatan sampah. (Foto: Edelweiss CT/publikreport.com)

Walikota Jelaskan Tentang Pemakaman dan Pengabuan

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Pemakaman atau pekuburan adalah sebidang tanah yang disediakn untuk kuburan. Pemakaman bisa bersifat umum maupun khusus, misalnya pemakaman menurut agama, pemakaman pribadi milik keluarga, taman makam pahlawan dan lain sebagainya.

Demikian dijelaskan Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemakaman dan Pengabuan, Senin, 09 April 2018.

Dalam kehidupan manusia, Jimmy mengatakan, tidak lepas dari peristiwa kelahiran dan kematian. Di mana kelahiran akan menjadi masalah jika daya reproduksi manusia tidak dapat dikendalikan. Sehingga menimbulkan pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi. Begitu pula dengan kematian akan menjadi suatu masalah apabila di dalam suatu daerah dengan pusat pemukiman penduduk yang besar dan luas serta berbagai kegiatan ekonomi dan budaya menyebabkan fasilitas seperti penyediaan lahan kuburan menjadi terbatas.

“Hal-hal ini berkaitan dengan keyakinan masyarakat tertentu dalam menyediakan tempat bagi jenazah. Ada yang dikuburkan dan ada pula yang diperabukan,” jelasnya.

‘Pabrik-pabrik’ Waruga di Tomohon Tempo Dulu

Kremasi atau pengabuan, menurut Jimmy, adalah praktek penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya. Biasanya pembakaran jenazah dilakukan di crematorium.

“Praktek kremasi dilakukan bukan hanya karena alasan teologis. Namun berdasarkan pertimbangan praktis, yaitu mengenai lahan pekuburan yang semakin terbatas di kota-kota besar membuat orang memilih pengabuan dari pada penguburan,” ujarnya.

Pekuburan China di Kamasi 1 Tak Terurus

Leave a Reply