Manado, Sulawesi Utara, menjadi tuan rumah pelaksanaan Harganas ke-25, yang akan dilaksanakan 06-07 Juli 2018. Senin, 25 Juni 2018, Panitia Pelaksana iven akbar ini menggelar rapat pembahasan ragam acara dan teknis pelaksanaan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen di ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut.
Manado, Sulawesi Utara, menjadi tuan rumah pelaksanaan Harganas ke-25, yang akan dilaksanakan 06-07 Juli 2018. Senin, 25 Juni 2018, Panitia Pelaksana iven akbar ini menggelar rapat pembahasan ragam acara dan teknis pelaksanaan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen di ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut.

Bakal Dihadiri Jokowi, Panitia Siapkan Beragam Acara

MANADO, publikreport.com – Jumat dan Sabtu, 06-07 Juli 2018, Manado, Provinsi Sulawesi Utara menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25. Mematangkan berbagai persiapan iven nasional ini, Senin, 25 Juni 2018, panitia membahas tentang beragam acara serta  teknis pelaksanaannya dan kesiapan masing-masing penanggung jawab.

“Iven akbar ini rencananya akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Pak Presiden akan memberikan penghargaan Satya Lencana Pembangunan juga bantuan beasiswa,” kata Sekretaris Daerah Provinsi  Sulut, Edwin Silangen saat memimpin rapat di ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut.

Acara yang akan di Kawasan Megamas Manado, panitia menyiapkan acara yang berbeda. Di mana acara seremonial formal diperkecil dan sebaliknya porsi acara kasual nonformal diperbesar. Salah satu kemasan yang dianggap menarik, yakni Taman Keluarga yang akan diisi dengan sejumlah kegiatan, seperti sepeda santai, sarapan bersama, penyuluhan, ruang konsultasi keluarga dan kesehatan, ruang bermain anak, nikah masal, dialog interaktif dengan Presiden RI Joko Widodo, pameran, bazar, serta beragam hiburan kesenian

BACA JUGA: Harganas di Sulut, Pemprov Siapkan 38 Hotel Berbintang

“Dua hal penting menjadi pembahasan kita kali ini, pertama kepastian delegasi pusat maupun daerah yang datang siapa koordinator penyambutan juga akomodasi serta transportasinya. Kedua perihal fasilitas, sarana dan prasarana. Kita harus jadi tuan rumah yang baik agar memberi kesan baik kepada tamu yang datang. Karena hal ini tentu akan berdampak baik pula pada pariwisata kita,” paparnya. | DORANG

Leave a Reply