Masi Daeng Masingki, pelapor dugaan politik uang menantang terduga pelaku politik uang untuk melakukan sumpah pocong.
Masi Daeng Masingki, pelapor dugaan politik uang menantang terduga pelaku politik uang untuk melakukan sumpah pocong.

Terlapor Politik Uang Ditantang Sumpah Pocong

POLITIK

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Para pelapor menantang terlapor dugaan money politic (politik uang) untuk melakukan sumpah pocong. Tantangan ini dikemukakan setelah terlapor menanggapi laporan dengan pernyataan tidak benar. Kasus dugaan politik uang ini mencuat, ketika ada pemberian uang sebesar Rp 200 ribu kepada dua warga di Kelurahan Motoboi Kecil.

Masi Daeng Masingki, salah satu pelapor mengaku sangat menyayangkan pernyatan Suharjo Makalalag yang membantah tidak memberikan uang.

“Bicara saja yang jujur. Diakan datang di sini. Waktu itu saya di depan pintu dan melihat langsung Pak Suharjo memberikan uang. Setelah itu, dia (Suharjo Makalalag) mendekati saya dan memberikan uang sekaligus mendoakan,” ucapnya.

Bahkan jika diharuskan bersumpah menurut kepercayaan, Masingki menyatakan sangat siap.

“Jangankan sumpah pocong, sumpah dibawah Al Quran, saya berani. Karena memang Harjo memberikan uang,” tegasnya.

Masingki juga menyatakan, dirinya sangat siap jika persoalan ini di bawah Suharjo ke ranah hukum.

“Saya baca media, pernyataan Pak Harjo bahwa persoalan ini akan dibawa ke ranah hukum. Saya sangat siap, walaupun kondisi saya seperti ini (dalam keadaan sakit). Mari kita buktikan, apakah saya yang berbohong atau Pak Harjo,” ujarnya.

Sebelumnya, Suharjo Makalalag usai menjalani pemeriksaan di Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kotamobagu, membantah dirinya memberikan uang kepada warga Kelurahan Motoboi Kecil.

“Memang saya singgah disitu, tapi tidak memberikan uang,” ucapnya. | G KELAH

Leave a Reply