Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jerat Pidana Jika Merekam lalu Mempertontonkan Video Orang Mandi

Apakah seseorang yang merekam orang lain yang sedang mandi di dalam kamar mandi, kemudian video tersebut dipertontonkan kepada orang lain, tanpa men-share video tersebut, dengan kata lain langsung diperlihatkan dari handphone pelaku, dapat dituntut dengan UU Pornografi? Terima kasih.

Jawaban:

Intisari:

Seseorang yang merekam orang lain yang sedang mandi di dalam kamar mandi, kemudian mempertontonkan video tersebut kepada orang lain dapat diancam pidana dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Hal ini didasarkan pada:

Untuk perbuatan merekam orang lain yang sedang mandi di dalam kamar mandi, dapat dijerat menggunakan Pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) UU Pornografi dan/atau Pasal 35 jo. Pasal 9 UU Pornografi.

Untuk perbuatan mempertontonkan video tersebut kepada orang lain, dapat dijerat dengan menggunakan Pasal 32 jo. Pasal 6 UU Pornografi.

Penjelasan lebih lanjut dan contoh kasusnya dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Untuk menjawab pertanyaan Anda, kami berasumsi bahwa seseorang yang merekam orang lain yang sedang mandi, tidak mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari orang yang sedang mandi. Hal ini perlu karena persetujuan (consent) merupakan bagian yang sangat vital dalam menentukan adanya pelanggaran atau tidak. Demikian penjelasan Josua Sitompul, Ketua Divisi Hukum Indonesia Cyber Law Community (ICLC), dalam artikel Sanksi bagi Pembuat dan Penyebar Konten Pornografi.

Sebelum itu, penting untuk mengetahui definisi dari Pornografi sebagaimana disebut dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi (“UU Pornografi”) yaitu:

Leave a Reply