Dubes Turki, Mehmet Kadri Sander Gurbuz dan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Senin, 16 Juli 2018, siang, bertemu membicarakan tentang kemungkinan perluasan kerjasama antara Sulut dan Turki.
Dubes Turki, Mehmet Kadri Sander Gurbuz dan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Senin, 16 Juli 2018, siang, bertemu membicarakan tentang kemungkinan perluasan kerjasama antara Sulut dan Turki.

Turki Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Sulut

EKONOMI & BISNIS

MANADO, publikreport.com – Turki lewat Duta Besarnya di Indonesia, Mehmet Kadri Sander Gurbuz, menjajaki kerjasama dengan Sulut. Senin, 16 Juli 2018, siang, Duta Besar (Dubes) Turki, Mehmet Kadri Sander Gurbuz, bertemu Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey.

“Poin kedatangan kami adalah untuk melihat sejauh mana kemungkinan perluasan kerjasama yang lebih aktif antara Sulut dan Turki dalam berbagai bidang,” kata Mehmet.

Pertemuan dengan Gubernur Sulut, menurut Mehmet, merupakan hal yang penting.

“Hari ini kami berbicara mengenai kerjasama di berbagai bidang antara Turki dan Sulut. Termasuk sektor infrastruktur, konstruksi, pendidikan, energi dan pariwisata,” ungkapnya.

Untuk sektor energi, Mehmet menjelaskan, Turki telah berinvestasi di Sulut melalui Kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan yang berkapasitas 120 Mega Watt (MW) mensuplai sebagian kebutuhan energi listrik Sulut.

Di bidang pariwisata, Mehmet mengatakan,, Turki sebagai negara yang mampu mendatangkan 35 juta wisatawan untuk berkunjung.

“Kami sangat tertarik bekerjasama dalam pembangunan pariwisata Sulut,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Mehmet melanjutkan, Turki mempunyai program pertukaran pelajar dan pemberian beasiswa kepada para mahasiswa baik universitas negeri maupun swasta.

Sedangkan di bidang pembangunan infrastruktur, Mehmet menyatakan, Turki mempunyai perusahaan yang dapat membantu Sulut dalam hal kerjasama infrastruktur. Salah satunya, saat ini Turki sedang membangun bandara (bandar udara) terbesar di dunia yang dilaksanakan oleh lima perusahaan besar. Bandara tersebut dapat menampung 150 juta penumpang setahun.

BACA JUGA: Cina Bakal Bangun Bandara di Pulau Lembeh, Sulut

Leave a Reply