Mamat dan Kada harus mendapat perawatan medis karena luka-luka yang dialami. Keduanya, Rabu 18 Juli 2018, saling bacok di salah satu tempat kost yang ada di Malalayang. Perkelahian ini tejradi karena disulut cemburu yang menghinggapi Mamat terhadap pacarnya.
Mamat dan Kada harus mendapat perawatan medis karena luka-luka yang dialami. Keduanya, Rabu 18 Juli 2018, saling bacok di salah satu tempat kost yang ada di Malalayang. Perkelahian ini tejradi karena disulut cemburu yang menghinggapi Mamat terhadap pacarnya.

Karena Cemburu, Dua Pemuda Saling Bacok

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Bak film-film laga mandarin, dua pemuda saling bacok-membacok dengan menggunakan senjata tajam (sajam). Aksi nekad dua pemuda ini diduga karena cemburu. Peristiwa tindak pidana kriminal ini terjadi, Rabu,18 Juli 2018, jam 07.45 WITA di tempat kost On Inn yang berada di Lingkungan IX, Kelurahan Malalayang.

Akibat pertarungan ini, kedua pemuda masing-masing, MN alias Mamat, warga Lingkungan V, Kelurahan Pakowa dan CH alias Kada (27), beralamat yang sama dengan Mamat, harus dilarikan ke rumah sakit karena luka yang diderita masing-masing.

Peristiwa, menurut Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Malalayang, Inspektur Satu (Iptu) Rudyanto Simanjuntak, Mamat cemburu terhadap pacarnya Freity. Mamat tidak terima pacarnya bersama orang lain, apabila dirinya sempat melihat Kada berada di kamar kost dengan Freity.

Mamat yang terbakar api cemburu, akhirnya emosi tak tertahan dan mengeluarkan sajam. Kada pun tak mau kalah, dirinya lalu mengambil sajam di kamar kost nomor 15.

Salah seorang saksi mata, Angel Sondakh (20), warga Lingkungan I, Kelurahan Karombasan, kepada polisi menceritakan, dirinya telah menghalang-halangi Kada. Tetapi Kada juga sudah emosi sehingga tetap memaksakan diri bertarung.

Kada kemudian keluar kamar dengan membawa sajam. Karena takut, saksi Angel langsung menutup pintu kamar. Namun, ketika saksi membuka kembali pintu kamar dilihatnya Mamat sedang memegang cangkul berhadapan dengan Kada, keduanya sudah berlumuran darah.

“Terakhir kali saya melihat, Mamat dan Kada sudah berlumuran darah. Sehingga saya takut untuk keluar kamar, beberapa menit kemudian. Mamat dan Kada sudah berada di parkiran bersama dengan Polsek Malalayang,” ceritanya.

Leave a Reply