Di Rakornas TPID, Kamis, 26 Juli 2018, Presiden RI,Joko Widodo memberikan apresiasi kepada TPID di daerah yang mampu menekan inflasi, sehingga dapat terjaga pada angka 4 persen dalam 3 tahun terakhir.
Di Rakornas TPID, Kamis, 26 Juli 2018, Presiden RI,Joko Widodo memberikan apresiasi kepada TPID di daerah yang mampu menekan inflasi, sehingga dapat terjaga pada angka 4 persen dalam 3 tahun terakhir.

Wilayah Sulawesi, TPID Sulut Terbaik

EKONOMI & BISNIS

MANADO, publikreport.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meraih penghargan terbaik untuk wilayah Sulawesi. Penghargaan bidang ekonomi ini diberikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), lewat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID di Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018. Bahkan Jokowi memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw.

“Saya mengapresiasi seluruh jajaran TPID di daerah yang telah mampu mengendalikan inflasi, sehingga dapat terjaga di bawah angka empat persen selama tiga tahun terakhir,” ucap Presiden RI, Joko Widodo.

Koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Jokowi mengimbau, agar terus ditingkatkan. Dengan harapan pengendalian inflasi tetap baik dan mampu menjaga stabilitas harga.

Gubernur Bank Indonesia BI), Perry Warjiyo mengatakan, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi menjadi tantangan pengendalian inflasi pada tahun-tahun mendatang, sehingga perdagangan antar daerah dan penggunaan teknologi dalam pemasaran menjadi hal yang penting untuk dapat dikembangkan.

Menteri Koordinator (Menko) Perkonomian, Darmin Nasution menambahkan inflasi yang terkendali pada tahun-tahun terakhir, memiliki efek positif lainnya yakni turunnya angka kemiskinan, angka ketimpangan dan pengangguran.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey usai Rakornas mengatakan, dirinya memberikan apresiasi ekpada seluruhs stakeholder terkait dalam TPID Sulut yang selalu bekerjasama menjaga inflasi daerah.

“Terkendalinya bahan makanan menjadikan faktor rendahnya inflasi di tahun 2017 karena produktivitas dan produksinya terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Sejak dilantik sebagai Gubernur Sulut, menurut Olly, inflasi menjadi fokus perhatian. Karena tingkat inflasi di Sulut selama itu paling tinggi di Indonesia berkat kerja keras semua Tim TPID inflasi Sulut bisa ditekan.

“Dalam dua tahun kepemimpinan saya, inflasi di Sulut  bisa dikendalikan mulai dari produksi sampai dengan distribusi logistiknya diatur dengan baik, contoh Barito (bawang, rica tomat), TPID bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK serta semua lembaga masyarakat menyiapkan bibit untuk petani, sebelum perayaan hari keagamaan seperti natal dan lebaran. Sehingga kebutuhan barito dapat tersedia dan juga dimonitor bahan apa yg menyebabkan inflasi,” jelasnya.

Leave a Reply