Negosiasi antara warga Ilo-ilo dan DinPU Provinsi Sulut mendpaat pengawalan dari Polsek Wori. Negosiasi yang berlangsung, Jumat, 27 Juli 2018 ini terkait tuntutan ganti rugi warga atas tanah, tanaman dan rumah yang tedampak penggusuran pembangunan jalan ke TPA Regional.
Negosiasi antara warga Ilo-ilo dan DinPU Provinsi Sulut mendpaat pengawalan dari Polsek Wori. Negosiasi yang berlangsung, Jumat, 27 Juli 2018 ini terkait tuntutan ganti rugi warga atas tanah, tanaman dan rumah yang tedampak penggusuran pembangunan jalan ke TPA Regional.

Warga Ilo-ilo Tuntut Ganti Rugi

MANADO, publikreport.com – Masyarakat Ilo-ilo menuntut pemerintah agar membayar ganti rugi atas tanah, tanaman serta bangunan mereka yang terkena dampak pembangunan jalan ke (TPA) Tempat Pembuangan Akhir Regional. Tuntutan ganti rugi ini Rp300 juta untuk tanah, tanaman,  serta dua bangunan rumah sebesar Rp86 juta, perkebunan jagung sebesar Rp27 juta dan perkebunan pisang Rp68 juta.

“Sudah banyak kerugian di kami (warga) karena penggusuran yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DinPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Karena itu kami meminta pertanggungjawaban dan kami meminta ganti rugi atas tanah, tanaman dan rumah yang terkena dampak,” kata warga saat bernegosiasi dengan pihak DinPU Provinsi Sulut, Jumat, 27 Juli 2018.

Pihak DinPU Sulut mengaku belum bisa mengambil keputusan terkait permintaan warga, dengan alasan masih menunggu Keputusan Gubernur Sulut untuk menyetujui tuntutan warga.

BACA JUGA: Pemerintah Berencana Bangun TPA tak Bau

Proses negosiasi ini mendapat pengaman dari Kepolisian Sektor (Polsek) Wori yang dipimpin langsung Kapolsek Wori, Inspektur Satu (Iptu) Karel F Lasut.

Dari pihak pemerintah hadir, antaranya Kepala DinPU Sulut, Steven HA Kepel, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Sulut, Sylvana Rotinsulu, Hukum Tua (Kumtua) Desa Wori, Rommy Maramis, Bhabinkamtibmas, Ajun Inspektur Dua (Aipda), Dance Awumbas, kontraktor pelaksan jalan TPA Regional, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) serta sekitar 30 orang warga Ilo-ilo. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply