Tim Patroli Rayon Satuan Sabhara Polresta Manado memberikan pembinaan terhadap CI, seorang remaja puteri yang mencoba bunuh diri dari atas Jembatan Soekarno, Senin, 30 Juli 2018, dini hari.
Tim Patroli Rayon Satuan Sabhara Polresta Manado memberikan pembinaan terhadap CI, seorang remaja puteri yang mencoba bunuh diri dari atas Jembatan Soekarno, Senin, 30 Juli 2018, dini hari.

Siswi Ini Berencana Bunuh Diri di Jembatan Soekarno

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Seorang siswi, CI (16), warga Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Senin, 30 Juli 2018, dini hari, mencoba bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Soekarno. Aksi nekad remaja puteri ini diduga karena sakit hati terhadap pacarnya.

Beruntung, aksi tersebut digagalkan Tim Patroli Rayon Satuan Sabhara Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado. Penyelamatan ini dilakukan setelah Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Manado, Komisaris Besar (Kombes) FX Surya Kumara mendapat informasi dari warga, ada seorang perempuan yang akan mengakhiri hidup di Jembatan Soekarno.

“Saya langsung perintahkan Patroli Rayon untuk ke TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ungkapnya.

Gerak cepat, akhirnya petugas berhasil mengamankan CI, yang saat itu sudah berdiri di atas jembatan siap melompat ke laut. CI lalu dibawa ke Mapolresta, namun sampai di sana, ia justru mengamuk.

“Lapas kita pe tangan (lepaskan tangan saya), kiapa ngoni mo tahang-tahang pa kita (kenapa kalian menahan-nahan saya),” ujarnya dengan logat Manado.

Untuk menenangkan remaja puteri ini, Kepala Unit (Kanit) Patroli Rayon, Inspektur Dua (Ipda) Jery Pangkey kemudian menjemput orang tua CI.

Sambil menunggu kedatangan orang tua CI, petugas memberikan pembinaan terhadap siswi tersebut.

“Kami berharap, jangan mudah putus asa jika menghadapai masalah. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” pesan Ipda Jery kepada CI. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply