Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, Senin, 20 Agustus 2018, siang, selaku Komandan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Illegal (Satgas 115) memimpin penenggelaman 125 kapal pelaku illegal fishing di perairan Indonesia.
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, Senin, 20 Agustus 2018, siang, selaku Komandan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Illegal (Satgas 115) memimpin penenggelaman 125 kapal pelaku illegal fishing di perairan Indonesia.

Menteri Susi: Penenggelaman Kapal Bukan Sekedar Gaya-gayaan

MANADO, publikreport.com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, Senin, 20 Agustus 2018, siang, selaku Komandan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Illegal (Satgas 115) memimpin penenggelaman 125 kapal pelaku illegal fishing di perairan Indonesia.

“Ini amanah Undang-Undang (UU). Penenggelaman kapal ini bukan sekedar gaya-gayaan. Tanpa penenggelaman kapal tidak mungkin kita selesaikan illegal fishing,” tegas Susi Pudjiastuti.

Penenggalaman kapal ini, menurut Susi, harus menjadi satu bagian penting di Indonesia dalam penegakkan hukum.

“Ini hal yang sangat penting bagi kedaulatan, menjaga kedaulatan sumber daya laut kita dan juga kehormatan negara,” ujarnya.

Penenggelaman kapal ini dilakukan secara serentak pada 11 lokasi di seluruh  Indonesia dipandu langsung Susi Pudjiastuti dari atas Kapal Patroli Bisma milik Polairud Baharkam Polri di Perairan Desa Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Di Sulawesi Utara (Sulut) enam kapal ditenggelamkan dan sembilan dimusnahkan. Di Pontianak, 18 kapal ditenggelamkan, Cirebon 6 kapal, Aceh 3 kapal, Tarakan 2 kapal, Belawan 7 kapal, Merauke 1 kapal, Natuna 40 kapal, Ambon 1 kapal, Batam 9 kapal dan Anambas 23 kapal.

Leave a Reply